Pemuda yang membawa sabu saat mengikuti ujian CPNS. Foto : istimewa
ARB INdonesia, MEDAN – Nyali RFP terbilang berani. Bagaimana tidak, saat menjalani tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pemuda asal Kota Pematangsiantar itu membawa sabu.
Alhasil, semua impiannya menjadi PNS buyar seketika. RFP yang mendaftar sebaga petugas tahanan di Kemenkumham Sumut ini tak berkutik saat ditangkap prajurit Batalyon Zeni Tempur/Dhira Dharma (Yon Zipur/DD), Kamis (20/12/2019).
Humas Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara Joshua Ginting mengatakan RFP kedapatan bawa barang haram ketika ada pemeriksaan tinggi badan di Aula Suganda Yon Zipur.
“Kita bekerjasama dengan Zipur, jadi ketika memasuki ruang ujian, semua perserta menjalani pemeriksaan badan oleh prajurit. Semua peserta harus mengeluarkan barang-barang yang bersifat logam. Saat itulah, atas kesigapan anggota TNI, ditemukan alat isap sabu di dalam bungkus rokok yang dibawa RFP,” jelas Joshua, Jumat (20/12/2019).
- PT KIG Dibuka Lagi!Seleksi Komisaris dan Direktur di Tengah Bayang-Bayang Skandal dan Kerugian
- Peduli Karhutla, KKSS Serahkan Bantuan Peralatan Pemadam kepada Polsek Reteh
- RSUD Kota Dumai Diduga Kuat Menyalahi Aturan atas Pengadaan Obat Senilai Rp6.4 Miliar
- Peringati Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Rokan Hulu Gelar Pelantikan Pengurus dan Apel Besar
- Irjen Arman Achdiat Jabat Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Jadi Kabaharkam
Saat diinterogasi, kata Josua, RFP sempat menampik sebagai pengguna sabu, padahal ada bekas pakai di barang bukti tersebut. Petugas pun melakukan tes urine saat itu juga. Hasilnya, RFP memang positif narkoba. Hal ini langsung membuat kepesertaan CPNSnya otomatis gugur.
Lewat interogasi mendalam, RFP mengakui kalau membeli sabu sebanyak Rp1 juta. “Kepesertaan CPNSnya langsung gugur. Kemudian dia dibawa ke Polsek Helvetia,” pungkasnya.
Sumber Pojoksatu.id
https://sumut.pojoksatu.id/baca/nekat-ujian-cpns-di-aula-yon-zipur-pemuda-ini-bawa-sabu



BERITA TERHANGAT
3 Kilogram Sabu Disergap! Polres Inhil dan Bea Cukai Tembilahan Hantam Jaringan Narkoba di Laut
Sakit Hati Berujung Parang: Seorang Wanita di Desa Belantaraya Jadi Korban Amukan dari Pria yang Mendekatinya
Laporan Pembobolan Kamar Diduga Mandek, Kanit Reskrim Polsek Batang Gansal Dipertanyakan