Kondisi PDAM tirta Indragiri Disebut Kronis, Direktur Disarankan untuk Diganti - Arbindonesia
Maret 6, 2014

Kondisi PDAM tirta Indragiri Disebut Kronis, Direktur Disarankan untuk Diganti

Bagikan..

pdam tirta indragiriTembilahan (www.detikriau.org) — Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Indragiri (PDAM TI) Tembilahan disebut kini dalam kondisi sangat kronis. Oleh karenanya, Direktur PDAM diminta untuk segera diganti.
Permintaan ini disampaikan oleh salah seorang warga yang mengaku bernama Wily melalui pesan elektronik kepada detikriau.org pada 28 Februari jam 12.08 Wib. ” Kepala BUMD (PDAM) Tolong Di Tinjau Ulang…Lebih Baik DIGANTI… Skrg Kondisi PDAM Tirta Indragiri sangat KRONIS….” Sampaikan Wily
Senada, juga melalui pesan surat elektronik yang diterima pada tanggal dan bulan yang sama jam  13.23 Wib, warga lainnya malah membeberkan data yang ditulisnya sebagai “Info Penting”.
Beberapa informasi yang dituliskannya merupakan hasil Audit BPK tahun 2013 terhadap PDAM Tirta Indragiri itu terdiri dari 8 poin merincikan tentang Pembelian Aluminium Sulfat Rp 700 juta, Markup Upwriting IPA Pulau Palas, Gaji Karyawan 2 Bln tdk Dibayar, Ansuran Kredit Karyawan BANK RIAU 5 Bln Tdk dibayar, Ansuran Kredit Karyawan BANK MANDIRI Syariah 5 Bln Tdk dibayar, Dana PENSIUN PERPAMSI karyawan lebih 3 tahun tidak di setor. Kemudian Ansuran Koperasi INKOP (Koperasi PERPAMSI) 9 bln tdk dibayar dan terakhir Ansuran Kopersi PDAM TIRTA INDRAGIRI 9 bln tdk dibayar.
Diakhir pesannya, warga yang tidak mencantumkan identitasnya ini menuliskan kalimat,  Kepada siapa lagi kami KARYAWAN PDAM TIRTA IDRAGIRI mengadukan nasib ini….!!!!!
Terkait informasi yang diterima ini, Direktur PDAM TI, Kemas Yusfery ketika sempat ditemui detikriau.org di Kantor Bupati Inhil, Kamis (6/3/2014) dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang disampaikan kepada detikriau.org itu hanyalah sebatas fitnah. Menurut Kemas Tusfery, Audit terhadap PDAM TI bukan dilakukan oleh BPK tetapi oleh BPKP.
Diakui Kemas Yusfery, saat ini PDAM TI sedang mengalami kesulitan keuangan terutama pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). untuk mempertahankan agar perusahaan tetap mampu eksis sebagai penyedia air bersih kebutuhan masyarakat. tentunya diperlukan berbagai kebijakan. kebijakan itu terutama dalam hal pengaturan keuangan (cashflow). dampaknya, beberapa kewajiban yang semestinya memang sudah harus dibayarkan dengan terpaksa harus dilakukan penundaan.
“jadi hanya penundaan pembayaran. tidak ada maksud lain selain untuk mempertahankan agar perusahaan daerah ini dapat terus eksis,” Jawab Kemas Yusfery sambil mencontohkan bahwa pembelian aluminium sulfat bukan tidak dibayar tetapi ditunda dan gaji karyawan, hanya 1 bulan yang belum dibayar.
hari ini, ditambahkan Kemas, Pendapatan yang diterima PDAM TI setiap bulannya tidak pernah seimbang dengan biaya yang harus dikeluarkan. Tarif yang dibebankan dan ditagihkan kepada pelanggan hanya sebesar Rp 3.100 per M3 sementara biaya produksi yang dikeluarkan mencapai Rp 6.800. Menutup defisit yang terjadi, tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang dan kebijakan yang harus benar-benar tepat. belum lagi ditambah tunggakan pelanggan yang keseluruhannya mencapai 2 Milyar lebih.
Selain pendapatan dari tarif yang ditagihkan kepada  pelanggan, sumber lainnya pendapatan PDAM TI berasal dari beban biaya yang dikenakan kepada penyambungan pelanggan baru. 2000 penyambungan terhadap pelanggan baru belum lama ini, PDAM TI mendapatkan tambahan penghasilan sebesar Rp 80 juta. Namun semua itu belumlah mampu menutupi defisit yang terjadi setiap bulannya yang mencapai Rp 200 juta.
“Makanya sejak dulu, terutama pasca kenaikan BBM, kita terus berusaha mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk memberikan ijin menaikan tarif kurang lebih sebesar 20 persen. tidak terlalu tinggi. Gambarannya, untuk pelanggan yang pemakaiannya 10 M3 dengan beban biaya tagihan biasanya sebesar Rp 41 ribu, setelah kenaikan menjadi sekitar Rp 50 rb. Jika permohonan kenaikan tarif ini dikabulkan, kita berkeyakinan PDAM TI akan kembali sehat,” yakini Kemas.
Diakhir komfirmasinya Kemas Yusfery mempersilahkan kepada siapapun yang menginginkan penjelasan terkait pengelolaan PDAM TI untuk langsung ke kantor PDAM TI di jalan M Boya Tembilahan. Ia menggaransi akan memberikan informasi secara tranparan. ia juga menymapaikan permohonan kepada seluruh pelanggan PDAM TI agar mengerti alasan yang mengharuskan pihaknya memintakan usulan kenaikan tarif. (dro)

7 thoughts on “Kondisi PDAM tirta Indragiri Disebut Kronis, Direktur Disarankan untuk Diganti

  1. Pak tolong bantu ekspos bahwa sekdes desa gemilang sudah beberapa bulan tidak masuk kantor.. Padahal dia sms.. Masalah ini sudah di laporkan ke bpmpd.. Mohon bantuannya pak

  2. apa benar sekarang tarif 41 ribu dinaikan menjadi 50 ribu bisa sehat, itu namanya ngawur coba dikalikan jumlah pelanggan x 9 ribu hanya dapat berapa puluh juta, logikanya apakah bisa menutupi kekurangan biaya, (tidak masuk akal)

  3. Yang benar aja bicara tuh Pak Direktur ?. Dulu juga teman kau RZ pintar ngaramput ngeles (maelak)seperti orang berjuang untuk kepentingan rakyat dan negara ternyata maling ya tetap MALING ! Kalau Dia percaya adanya Tuhan tdk akan munafik apa kau mau diperlihatkan seperti itu!? yg kau ambil hak orang banyak akui aja kalau memang direkayasa semua itu kau kan bawahan robot yang perlu makan halal haram kau bantas jua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.