TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kontraktor proyek gedung UNISI dan Islamic Centre diharap tidak hanya memikirkan keuntungan dan mengabaikan dampak dari aktivitas pekerjaan yang mereka lakukan terhadap lingkungan terutama masyarakat. Yang perlu digarisbawahi, keseriusan perusahaan untuk menjalankan komitmen.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Kab Inhil) Tengku Edy Efrizal terkait belum juga dijalankannya komitmen rekanan untuk melakukan perbaikan secara total ruas jalan pendidikan yang kini kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
“Kami rasa setimpal apa yang diperoleh. Mungkin dalam sebuah pembangunan perusahaan mendapat keuntungan. Tetapi yang jauh lebih penting mereka harus komit dengan kesepakatan sebelumnya. Kita minta perbaikan jalan pendidikan tidak dilalaikan karena apa yang saya sampaikan ini merupakan harapan masyarakat,” Sampaikan Edy Selasa (9/4)
Pihak kontraktor setakat ini dikatakan Tengku Edy masih menunggu rapat final untuk menentukan waktu pengerjaan perbaikan jalan Pendidikan. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal agar pihak perusahaan menjalankan janji yang sudah mereka tuangkan.(dro/*1)



BERITA TERHANGAT
Pusaran Konflik Pengajuan HGU!Ancaman Kehilangan Hak Tanah Warga di Balik Kemitraan PT Oscar Investama yang Tak Memiliki Lahan Inti
M. Ridwan dan Nurhayati Resmi Pimpin PC PMII dan KOPRI Inhil Periode 2026–2027
Upaya Gigih Berbuah Manis! Dulu Sibuk Jemput Bola ke Pusat, Kini Sibuk Tinjau Progres Revitalisasi