Garda Revolusi Iran menembakkan rudal saat latihan perang di tenggara Teheran, 2006. Foto/REUTERS/Fars News
ARB INdonesia, BAGHDAD – Iran mulai meluncurkan serangan rudal terhadap pasukan pimpinan Amerika Serikat (AS) di Irak pada Rabu (8/1) dini hari. Aksi itu hanya beberapa jam setelah pemakaman komandan Iran Qassem Soleimani yang tewas akibat serbuan drone AS.
“Teheran menembakkan lebih dari 12 rudal balistik dari wilayah Iran terhadap dua pangkalan militer di Irak yang menampung personil pasukan koalisi AS,” ungkap pernyataan militer AS mengonfirmasi serangan Iran tersebut.
Garda Revolusi Iran mengonfirmasi mereka menembakkan sejumlah roket sebagai pembalasan atas pembunuhan Soleimani pekan lalu.
“Kami bekerja pada penilaian kerusakan pertempuran awal,” papar juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman yang menambahkan pangkalan yang ditargetkan adalah pangkalan udara al-Asad dan pangkalan di Erbil, Irak.
- Rutan Dumai Gelar Upacara Hut RI Ke 81.
- Bekal Setelah Bebas, Rutan Kelas IIB Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Produk UMKM.
- BPBD Inhil Catat ada 80 Hotspot di Inhil, Kecamatan Gaung Borong 28 Titik
- Mobil Nomor Plat Sama Laga Kambing di Jalan Lintas Sumatera Ujung Tanjung.
- Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
“Presiden AS Donald Trump telah mendapat laporan tentang serangan itu dan memantau situasi,” ujar juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham.
Grisham menambahkan, “Kami mengetahui laporan serangan pada fasilitas AS di Irak. Presiden telah diberitahu dan memantau situasi dari dekat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya.”
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyatakan Washington harus mengantisipasi pembalasan dari Iran atas pembunuhan terhadap komandan Pasukan Quds tersebut.
“Saya pikir kita harus memperkirakan bahwa mereka akan membalas dengan beberapa cara dan bentuk,” ujar Esper saat konferensi pers di Pentagon.
Esper menyatakan pembalasan itu dapat melalui kelompok aliansi Iran atau kaki tangannya. “Kami bersiap untuk setiap kemungkinan. Dan kemudian kami akan merespon dengan tepat pada apapun yang mereka lakukan,” papar dia, dilansir Reuters.
Bursa saham di Asia merosot tajam seiring kabar serangan roket itu. Surga investor termasuk yen Jepang dan emas menguat. (*)
Sumber Sindonews.com
https://international.sindonews.com/read/1490425/43/dua-pangkalan-militer-as-di-irak-dirudal-iran-pembalasan-dimulai-1578447892



BERITA TERHANGAT
Dubes RI Mesir : 69,81 Persen Ekspor Indonesia ke Mesir Didominasi Produk Pangan Halal
Dinilai Sebagai Otak Dibalik Serangan 7 Oktober, Yahya SinwarJadi Orang Nomor 1 yang Ditarget Israel
Sri Lanka Bangkrut, 8 Negara Ini Terancam Ikut Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?