Tolak Hubungan Badan, Dirut AMIK Selatpanjang Pukuli Istri Hingga Babak Belur - Arbindonesia
Mei 18, 2015

Tolak Hubungan Badan, Dirut AMIK Selatpanjang Pukuli Istri Hingga Babak Belur

Bagikan..
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Selatpanjang (detikriau.org) – Nismalinda (34) warga Jalan Sidomulyo Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dianiaya hingga babak belur oleh suaminya sendiri, SU (40) hanya karena menolak melakukan hubungan badan.

“Menurut korban, penganiayaan yang dialaminya itu terjadi pada minggu (17/5/2015) sekira pukul 08.30 Wib. Pelakunya adalah suaminya sendiri, SU,” Terang Kapolres Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MS, melalui Kasat Reskrim, AKP Antoni Lumban Gaol, senin (18/5) kepada awak media

Berdasarkan pengakuan korban dihadapan petugas, diterangkan Kasat Reskrim, cerita bermula pada minggu (17/5). Saat itu korban sedang tertidur didalam kamar rumah kediamannya. Tidak berselang lama, sekira pukul 08.30, suami korban, SU yang juga merupakan Direktur Akademi Menejemen Informatika dan Komputer (AMIK) Selatpanjang datang dan membangunkan korban serta mengajaknya untuk berhubungan badan. Namun, korban menolak dengan alasan masih kesal dengan suaminya atas masalah yang terjadi sebelumnya.

Tak terima atas penolakan itu, pelaku kalap dan secara spontan melayangkan pukulan pada bagian wajah korban secara berulang ulang hingga wajah sang istri babak belur.

“Korban tak terima dipukuli lalu membuat laporan ke kami dan sekarang pelaku sudah kita amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tandas Antoni sambil menerangkan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. (eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *