Ini Dia Keuntungan Berhenti Merokok Yang Dapat Segera Dirasakan - Arbindonesia
Mei 1, 2015

Ini Dia Keuntungan Berhenti Merokok Yang Dapat Segera Dirasakan

Bagikan..

“Dinkes Inhil Sosialisasikan Kawasan Bebas Rokok”

Kabid Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan Dinkes Inhil, NS Matzen Msi memberikan sosialisasi tentang bahaya merokokTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi tentang kawasan bebas rokok bagi tokoh masyarakat dan kader Posyandu di Kecamatan Pelangiran, kemarin.

Sosialisasi yang dipusatkan di UPT Puskesmas Pelangiran ini, diikuti sebanyak 40 peserta, yang merupakan perwakilan dari seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Pelangiran.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen Msi menyatakan bahwa sosialisasi tersebut sangat penting dilakukan, dalam upaya mencegah sejak dini timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh rokok.

Peserta terlihat serius mengikuti sosialisasi bahaya merokok
Peserta terlihat serius mengikuti sosialisasi bahaya merokok

“Dengan sosialisasi ini, kita harapkan masyarakat terutama generasi muda lebih mengetahui dan memahami berbagai bahaya yang disebabkan oleh rokok, sehingga bagi para perokok dapat menghentikannya sekarang,” tutur Matzen.

Adapun keuntungan berhenti merokok yang dapat segera dirasakan oleh masyarakat, diantaranya :

  1. 6 jam sesudah berhenti merokok, denyut nadi dan tekanan darah kembali normal.
  2. 12 jam setelah berhenti merokok, karbonmonoksida (CO) meninggalkan sistem peredaran darah dan pernafasan.
  3. 1 hari setelah berhenti merokok, tekanan darah lebih rendah dan kegiatan jantung lebih kuat.
  4. 1 tahun setelah berhenti merokok, resiko serangan jantung menurun sampai setengah dibandingkan dengan perokok aktif.
  5. 5-15 tahun setelah berhenti merokok, resiko stroke menurun sampai tingkat bukan perokok.
  6. 10 tahun setelah berhenti merokok, resiko kanker paru menurun sampai setengah dibandingkan dengan perokok aktif.
  7. 15 tahun setelah berhenti merokok, resiko serangan jantung menurun sampai tingkat bukan perokok, jika berhenti sebelum timbul penyakit.

“Namun, untuk lebih efektifnya harus diimbangi dengan pola hidup sehat, lakukan aktifitas fisik dan konsumsi gizi seimbang,” imbuhnya.(adi/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *