Cegah Penyakit Dari Gigitan Nyamuk, Masyarakat Diimbau Gunakan Kelambu Saat Tidur - Arbindonesia
Februari 19, 2015

Cegah Penyakit Dari Gigitan Nyamuk, Masyarakat Diimbau Gunakan Kelambu Saat Tidur

Bagikan..

kelambuTEMBILAHAN (detikriau.org) – Mencegah penyebaran berbagai penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, salah satu upayanya bisa dilakukan dengan mempergunakan kelambu saat tidur.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie. upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit yang biasanya muncul saat peralihan musim seperti sekarang ini.

Upaya lainnya agar tidak mudah tertular berbagai penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, diantaranya adalah dengan menggunakan obat nyamuk atau memakai obat oles anti nyamuk.

“Namun, cara yang paling efektif dan sangat mudah untuk dilakukan adalah dengan menggunakan kelambu saat tidur, serta menjalankan pola hidup sehat dan bersih,” tutur Alvi kepada detikriau.org, belum lama ini.

Dijelaskan Alvi, kondisi cuaca saat ini merupakan saat-saat yang sangat tepat untuk meningkatkan pola hidup sehat dan bersih, dalam upaya mencegah perindukan vektor penyakit, serta penularan dan penyebaran penyakit tular vektor.

“Kita harapkan kerjasama dan peran aktif seluruh masyarakat, khususnya dalam mengendalikan berbagai penyakit tular vektor, seperti Malaria, Demam Berdarah Dengue (DBD), Filariasis, Chikungunya, Japanese Encepahlitis dan Pes,” terangnya.

Selain itu, lanjut mantan Kepala Bappeda Inhil ini, salah satu upaya konkrit di lapangan, terutama untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit tular vektor dapat dilakukan dengan pemberantasan sarang-sarang nyamuk, serta selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan masing-masing.

“Kita juga mengimbau masyarakat agar mendisiplinkan diri dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, dengan melakukan 3M, yakni menguras bak mandi, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan mengubur kaleng-kaleng bekas, dalam upaya mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk,” imbuhnya.(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.