Berkendaraan di Kota Tembilahan Harus Ekstra Hati-hati - Arbindonesia
Maret 27, 2014

Berkendaraan di Kota Tembilahan Harus Ekstra Hati-hati

Bagikan..

Bayak Pengendara yang Tidak Indahkan Aturan Berlalu Lintas
lmpu rambu jalanTembilahan (detikriau.org) — Jika ingin selamat berkendaraan di kota Tembilahan haruslah lebih berhati-hati. sikap tidak sabar dan kurang mengindahkan aturan berlalu lintas masyarakat di Ibu Kota Kabupaten Inhil ini sudah menjadi pemandangan biasa setiap hari.

“Kalau kurang berhati-hati, kecelakaan setiap waktu bisa saja terjadi. saya kerap kali merasa kesal, pengendara kendaraan sepertinya sangat tidak menghormati aturan berlalu lintas. trafic light masih berwarna merah tetapi pengemudi sudah memacu kendaraannya. ini bukan pemandangan satu dua kali yang pernah saya saksikan,” Sampaikan Herman, warga jalan Batang Tuaka Kepada detikriau.org di Tembilahan, Kamis (27/3/2014)
Ditambahkan Herman, tidak hanya diperempatan jalan. pengendara kendaraan juga kerap berkendaraan seenaknya. untuk berbelok, pengemudi kadang-kadang tidak memberikan tanda apapun. perbuatan ini disamping akan berbahaya bagi dirinya juga akan menyebabkan resiko kecelakaan bagi pengendara lainnya. “Saya tidak mengerti, kenapa sepertinya begitu banyak pengendara yang sama sekali tidak memahami aturan berlalulintas yang baik,” Kesal Herman
Tidak hanya Herman, Syaiful, warga Tembilahan yang bekerja sebagai salah seorang PNS dilingkungan Pemerintah Kab Inhil juga dibikin kesal oleh ulah sebahagian penendara. bahkan akibat tindakan yang tidak memikirkan keselamatan pengendara lain ini hampir saja mencelakai dirinya.
Diceritakan Syaiful, suatu pagi saat ia hendak berangkat bekerja ke kantor sebagaimana biasa, diperempatan jalan Batang Tuaka saat itu cukup banyak kendaraan yang menunggu lampu rambu jalan berwarna hijau. iapun salah seorang darinya. Belum lagi warna lampu berubah ke hijau, beberapa pengendara sudah terlihat tidak bisa menahan diri dan segera menjalankan kendaraannya.
Dari arah berlawanan, seorang pengendara melaju dengan cukup kencang. mungkin saja kata Syaiful si pengendara memacu kendaraan untuk mengejar warna lampu yang sebentar lagi berbuah menjadi merah. Saat itu hampir saja pengendara yang tadinya tidak sabar menancap gas dan pengendara dari arah berlawanan yang melaju kencang saling bertabrakan. karena menghindari tabrakan, sang pengemudi membanting stir. naasnya, kendaraan malah membelok kearahnya dan benturan tak dapat dihindarkan.
“Untung saja saat itu saya cepat menghindar. saya selamat tetapi kendaraan saya rusak dan terpaksa harus saya perbaiki ke bengkel,” Kisah Syaiful.
Berdasarkan pantauan, ulah pengendara yang tidak mengindahkan aturan berlalu lintas ini memang kerap menjadi biang terjadinya kecelakaan. detikriau.org sendiri juga bukan satu dua kali menyaksikan perbuatan tidak terpuji sebahagian pengendara ini.
“Ini harusnya menjadi perhatian pihak Kepolisian khususnya polisi lalu lintas. setiap trafic light yang memang sudah ada pos polisi harusnya ditempatkan petugas. jangan hanya dibiarkan kosong sebagaimana yang selama ini kerap terjadi,” Kritik, yanto salah seorang warga Tembilahan lainnya. (dro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.