TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim Yustisi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan razia Pekat, Rabu (4/5/2016) malam. Namun sayangnya, hanya 3 pasangan mesum tanpa surat nikah yang berhasil ditemukan.
Padahal, ada sekitar 30 penginapan di kota Tembilahan yang disambangi. Bahkan petugas bergerak 2 kali. Pertama, Tim Yustisi bergerak pada pukul 10.30-00.25 WIB, kemudian pada 01.30 kembali razia di tempat yang sama sebagai razia susulan.
“Kami turunkan lagi razia susulan karena titik yang ditargetkan terindikasi main kucing-kucingan,” kata Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah.
Namun razia susulan itu juga tidak membuahkan hasil yang maksimal, karena petugas hanya menemukan beberapa orang tanpa KTP.
“Kita punya prinsip bahwa kita tidak boleh kalah dengan orang-orang itu, kalau dia pintar menghindar, kita juga harus pintar menjemput,” tambahnya.
Tetapi lanjutnya, tolak ukur keberhasilan itu adalah bukan dari kuantitas melainkan kualitas, artinya masyarakat cemas dengan aktivitas razia Pekat ini.
Selain 3 pasangan mesum, petugas Tim Yustisi juga mengangkut sebanyak 14 orang yang tidak memiliki KTP./ Mirwan


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa