April 18, 2024

Warga Padati Acara Haul Syeh Abdul Kadir Jailani

Bagikan..

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka mensyiarkan kegiatan keagamaan di kabupaten Indragiri Hilir, Majelis Taklim Al-Hidayah Kelurahan Tembilahan Hulu melaksanakan haul Syech Abdul Kadir Jailani dan juga Syech Muhammmad Ali Bin Syeh Abdul Wahab sekaligus dalam rangka milad ke 15 majelis Taklim tersebut, Senin, (12/3).

Ketua Panitia pelaksana Drs H Afrizal MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa Kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Undangan yang hadir tidak hanya berasal dari kota Tembilahan dan sekitarnya, tapi juga ada dari luar Kabuoaten seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam kesempatan itu, ia juga menuturkan kesedihannya karena  banyak para ulama yang telah meninggal dunia dan menghadap Allah SWT. Padahal keberadaan mereka sangat penting di tengah umat dalam rangka memberikan pengajaran demi kebaikan hidup di dunia dan akhirat.

“Sudah begitu banyak ulama-ulama, tidak terkecuali di Inhil yang sudah mendahului kita. Padahal keberadaan mereka masih sangat dibutuhkan. Kita masih sangat membutuhkan bimbingan terutama dalam hal ilmu agama. Wafatnya ulama-ulama besar ini tentunya kehilangan yang sangat besar bagi kita,” kata Afrizal dengan suara terputus-putus menahan tangis.

Sementara itu Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Riau dalam sambutannya juga sekaligus memberikan tausiah dalam kegiatan tersebut menceritakan sejarah perkembangan tariqhat. Keberadaan Tariqhat menurutnya sudah sangat lama ada di dalam Islam dan berkembang terus hingga sekarang. Salah satu tokoh tariqhat menurutnya adalah Syeh Abdul Kadir Jailani, dimana acara haulnya diperingati pada hari ini.

Masih menurut yang bersangkutan, Tariqhat adalah salah satu ajaran yang sangat baik di dalam Islam. Dimana penganut tariqat selalu dituntut untuk mengingat Allah dalam berbagai kesempatan. Jadi kalau seseorang sudah mengamalkan ajaran tariqhat, Insyaallah hidupnya akan selamat  dunia akhirat.

“Orang yang mengamalkan ajaran tariqhat akan selalu menjaga hati,lisan dan perbuatan mereka dari perbuatan yang menyakitkan orang lain dan mengarah kepada dosa karena hati mereka selalu dekat kepada Allah. Jadi orang yang mengamalkan tariqhat bisa dipastikan orang yang selamat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan adanya kegiatan yang dimanfaatkan untuk kalangan tertentu dalam rangka mengambil keuntungan pribadi termasuk acara keagamaan seperti ini. Untuk itu ia berharap umat Islam untuk selalu waspada, dan ikhlas dalam melaksanakan kegiatan keagamaan seperti ini hanya karena Allah.

Pada kesempatan ini juga Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Riau menyerahkan bantuan untuk sekolah dan bantuan lainnya. Seperti bantuan untuk Pondok Pesantren (PP) Daarul Thalbin Telok Blengkong Rp 100 juta, Madrasah Aliyah (MA)  Miftahul Huda Seberang Tembilahan Rp 85 juta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Daarul Maarif Pelanduk Rp 85 juta.

Bantuan juga diberikan untuk MTs Daarul Wathan Kecamatan Gaung Rp 85 juta, MTs An-nur Desa Pulau Palas Rp. 85 juta, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ilman Nafiah Pekan Tua Rp 85 juta. Selain itu bantuan juga diberikan untuk Mesjid Nurul Huda Kempas Rp 150 juta, Pondok Pesantren Baqi’atus Sa’diah Rp.100 juta serta bantuan Alquraan 20 unit dan Alquran terjemahan 20 eksamplar yang diterima secara simbolis oleh masing masing perwakilan.

Dalm kesempatan ini juga, Gubernur Riau (Gubri)  diwakili kepala Bappeda, DR H Ramli Walid Msi dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Riau memiliki visi misi yang harus mampu dicapai pada tahun 2020. Visi misi tersebut adalah menjadikan Riau sebagai Pusat Kebudayaan Melayu yang agamis, sehat lahir dan batin.

Apa yang dicangkan oleh Provinsi tersebut tentunya tidak bisa dicapai dengan hanya berpangku tangan tapi harus ada langkah konkrit. Salah satunya adalah melalui kegiatan keagamaan seperti ini. Sebab yang namanya batin juga memerlukan nutrisi, dan nutrisi pengisinya adalah siraman rohani seperti sekarang ini.

“Pencapaian visi dan misi Riau tersebut membutuhkan kecerdasan emosional serta spritual dan itu bisa hanya didapat lewat siraman agama,” kata Ramli Walid salah satu tokoh yang disebut-sebut akan maju pada Pemilukada Inhil pada 2013 mendatang ini.

Dalam acara ini juga tampak dihadiri oleh Wakil Bupati dari Tanjung Jabung Barat, Sekdakab Inhil Alimuddin RM, Ketua DPRD Inhil Raus Walid, S.Sos, unsur Muspida Kabupaten Indragiri Hilir dan ribuan masyarakat yang datang secara langsung ke lokasi. (Suf)