
detikriau.org – Polda Sumatera Utara memperketat pengamanan di wilayah perbatasan Sumut dengan Aceh. Langkah ini dilakukan pasca kaburnya ratusan narapidana dari Lapas Lambaro, Aceh Besar, Kamis (29/11) malam.
Selain memperketat pengamanan perbatasan, Polda juga memperketat pengamanan di lapas-lapas yang ada di wilayah Sumut.
“Bapak Kapolda memerintahkan seluruh jajaran di Polres untuk memperketat keamanan Lapas di daerah masing-masing. Kita tidak mau kejadian Lambaro terulang disini,” kata Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja, seperti dilansir RMOL Sumut, Jumat (30/11).
Seperti diberitakan, 113 napi melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Banda Aceh di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, insiden terjadi pada saat napi hendak melaksanakan salat Magrib. Ketika itu, ada warga binaan yang melakukan provokasi kepada napi lain untuk kabur.
“Mereka kemudian terpengaruh. Napi membobol tembok lapas. Masalah motifnya sedang kita dalami,” ujarnya.
Ade mengungkapkan, pihaknya sudah menangkap 23 orang napi yang kabur. Jumlah ini sendiri masih diperkirakan bertambah karena upaya pencarian masih dilakukan.

BERITA TERHANGAT
BPK Apresiasi LKPP 2025: Komitmen Akuntabilitas Kabinet Merah Putih Diuji
Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah di Tengah Dinamika Global
OJK Blokir 436 ribu Rekening Terindikasi Penipuan, Dana Korban Lebih Setengah Triliun