Juli 18, 2024

Kadis Perkim Inhil Optimis Pengerjaan Fisik Hingga 80 Persen Pada Agustus 2023

Kadis Perkim Inhil, Yusnaldi saat berkunjung ke sekretariat PJI-D Inhil.

Bagikan..

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pelaksanaan kegiatan fisik di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditarget kan pada bulan Agustus 2023 bisa mencapai 80 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Inhil, Yusnaldi saat memenuhi undangan silaturahmi dari pengurus Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJI-D) Kabupaten Inhil, Jum’at (5/5/2023) di Sekretariat PJI-D.

“Untuk pelaksanaan fisiknya khusus PSU jika tidak ada kesalahan-kesalahan teknis kita prediksi pada bulan Agustus telah selesai 80 persen,” ungkap Yusnaldi.

Sejauh ini lanjut Yusnaldi, untuk pembangunan jalan lingkungan saat ini perencanaannya telah selesai dan sekrang dalam tahap proses penyusunan pengadaan barang dan jasa.

“Mudah-mudahan pada bulan 6 (Juni) ini selesai dan pada bulan 7 (Juli) tinggal pelaksanaan pisiknya,” tutur Kadis Perkim Inhil.

Selain itu, pada bidang perumahan Dinas Perkim Inhil di tahun 2023 ini telah menganggarkan untuk bantuan korban bencana di Tanah merah, Sungai bela, dan Simpang Tiga Enok.

“Tahun ini kita targetkan pelaksanaannya. Untuk yang di simpang 3 enok berdasarkan hasil rapat bersama pihak terkait, itu langsung di hendel oleh provinsi,” tuturnya.

Sementara pada Bidang Kawasan Pemukiman, di tahun berjalan ini juga ada batuan rehap rumah.

“Berdasarkan data, rumah tidak layak huni di Kabupaten Inhil ada sekitar 12.150 unit.
Di tahun ini yang kita usulkan ada 1.000 unit untuk rumah layak huni, namun tidak seluruhnya terealisasi karena keterbatasan anggaran,” imbuh Yusnaldi.

Terakhir Kadis Perkim Inhil menyampaikan bahwa di tahun 2023 ini juga Dimas Perkim Inhil telah membuat master plan untuk drainase kota dan saat ini sedang dalam proses lelang.

“Semoga kita mendapatkan konsultan yang ahli dalam bidangnya,” ungkapnya.

“Kita juga ada membuat database untuk jalan lingkungan yang bertujuan agar kita punya pegangan dalam perencanaan kedepannya,” tutup Yusnaldi. (ARBAIN)