Jaga Kota Tetap Bersih Tidak Cukup Hanya Andalkan Petugas Kebersihan - Arbindonesia
Maret 11, 2014

Jaga Kota Tetap Bersih Tidak Cukup Hanya Andalkan Petugas Kebersihan

Bagikan..

Tumpukan sampah yang berserakan seperti di pertigaan jalan Kartini ini membuat kota terkesan kumuh dan jorok
Tumpukan sampah yang berserakan seperti di pertigaan jalan Kartini ini membuat kota terkesan kumuh dan jorok

Tembilahan (detikriau.org) — menjaga agar kota tetap bersih dan terbebas dari sampah tentulah tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras petugas kebersihan. peran aktif dan kepedulian masyarakat pastinya lebih diutamakan.
Pendapat ini disampaikan oleh, Herman (44) salah seorang warga Tembilahan melalui detikriau.org, selasa (11/3/2014). dikatakan Herman, sebanyak apapun jumlah petugas kebersihan pastinya tidak akan mampu memberikan hasil yang memuaskan jika tidak diiringi dengan adanya kesadaran masyarakat untuk ikut berperan aktif.
“kuncinya tentu berada pada kesadaran masyarakat. salah satunya dengan selalu mentaati untuk membuang sampah pada tempat yang sudah ditentukan, bukan dengan membuang sampah seenaknya disembarang tempat,” Pendapat Herman
Hal lainnya yang juga perlu menjadi perhatian, ditambahkannya, masyarakat seharusnya juga mengerti tata cara membuang limbah rumah tangga mereka. untuk sampah basah dan kering seharusnya dipisahkan dan ditempatkan dalam tempat yang berbeda agar tidak berserakan dan menyulitkan petugas untuk membersihkan sampah.
“kasihan petugas kebersihan. mereka bekerja dengan tetesan keringat. belum lagi setiap harinya dipaksa harus mencium aroma yang tidak sedap akibat pembusukan sampah. sudah sewajarnya masyarakat membantu mereka,” Saran Herman
Senada dengan Herman, Tony juga memberikan pendapat yang hampir senada. bahkan menurut Toni, agar kebersihan kota bisa terjaga dengan baik, harus adanya peraturan yang memberikan sanksi tegas bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah disembarang tempat.
“Awalnya memang harus adanya paksaan melalui adanya aturan. tujuannya tentunya baik agar nantinya akan timbul kesadaran masyarakat untuk secara bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.” Ujar Herman
Berdasarkan pantauan detikriau.org, setiap harinya tumpukan-tumpukan sampah menggunung ditempat-tempat penampungan sampah sementara disisi-sisi ruas jalan. yang lebih mirisnya, sampah-sampah sisa rumah tangga masyarakat ini dibuang sembarangan dan berserakan. Dengan kondisi seperti ini, pemandangan kota menjadi kumuh dan terkesan kotor. apalagi bau yang ditimbulkan cukup mengganggu pengguna jalan yang melintasinya. (dro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.