ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kabupaten Inhil, HM Arfin memberangkatkan 4 orang siswa terbaik dari Inhil untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka Provinsi Riau dan Nasional tahun 2023 di Pekanbaru, Kamis (25/5/2023).
Sebelum melepas keberangkatan 4 orang siswa tersebut, HM Arifin terlebih dahulu memberikan wejangan, nasehat dan pembekalan kepada siswa di ruang kerja Kaban Kesbangpol, lantai 4 perkantoran Pemda di Jalan Swarna Bumi Tembilahan.

“Keberangkatan putra-putri tersebut ke pekanbaru untuk mengikuti seleksi di tingkat Provisi Riau. Dimana disana nanti anak-anak kita ini akan bersaing dengan putra-putri dari 12 Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau,” tutut Kaban Kesbangpol Inhil, HM Arifin,
Lebih lanjut katanya, dimana masing-masing Kabupaten/Kota diminta mengirim 4 orang siswa-siswi yang terdiri dari 2 putra dan 2 putri.
Dari hasil seleksi tersebut, nantinya akan dipilih 2 orang yang terdiri dari 1 putra dan 1 putri untuk utusan dari Provinsi Riau yang akan menjadi Paskibraka Nasional pada peringatan HUT RI ke 78 di Istana Negara.
“Mari kita Do’akan putra-putri kita ini agar berhasil mengikuti seleksi dengan baik agar terpilih sebagai Paskibra Nasional dan Paskibraka Provinsi Riau,” imbuh HM Arifin
Sementra itu, menurut Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Badan Kesbangpol Inhil, Henra Irawan menyampaikan bahwa anak yang dikirim ini diambil dari rekomendasi dari Tim Seleksi Paskibraka Kabupaten Inhil yang sudah terseleksi secara profesional sesuai juknis dari BPIP
( Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).
“Adapun anak yg di rekomendasi tersebut diantaranya: Muhammad Rafi Siswa SMAN l Tembilahan Hulu, Riyanto Siswa SMAN 1 Tempuling, Lusiana MeiLisa Siswi SMA Negeri Dharma Pendidikan Kempas, dan Andi Putri Atiqa
Siswa SMA Negeri keritang,” tutupnya.
Editor: ARBAIN

BERITA TERHANGAT
Bupati Inhil Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otonomi Daerah ke-30
Polsek Mandah Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Pencegahan Karhutla di Desa Bekawan
Gp Ansor dan Banser Inhil Siap Bersinergi Jaga Persatuan dan Kondusifitas Daerah