Iran serang pangkalan militer AS di Irak
ARB INdonesia, BAGHDAD – Setelah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Iran kembali meluncurkan roket ke Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Irak, Rabu malam (8/1) waktu setempat.
Dua roket Iran menghantam Kedubes AS yang berada di kawasan dengan pengamanan tinggi.
Koresponden AFP di Baghdad mendengar dua ledakan keras diikuti oleh raungan sirene keamanan dari Zona Hijau tersebut.
Serangan itu terjadi hampir 24 jam setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke basis pasukan AS di Irak.
Menyikapi serangan Iran, Presiden Amerika Serikt (AS) Donald Trump mendadak melunak.
Dalam pidatonya di Gedung Putih, Presiden Trump berbicara tentang konflik dengan Iran setelah serangan balasannya terhadap dua pangkalan yang menampung pasukan Amerika, dan mengumumkan sanksi ekonomi baru terhadap Teheran.
“Selama saya adalah presiden Amerika Serikat, Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir,” kata Trump.
“Iran tampaknya akan mundur, yang merupakan hal yang baik untuk semua pihak terkait, dan hal yang sangat baik bagi dunia,” tambah Trump.
- Los Pasar Selodang Kelapa yang Tak Mampu Bertahan Menghadapi Kobaran Api
- Ketua HMI Pekanbaru Apresiasi Program Sekolah Gratis Pemko Pekanbaru, Dorong Zero Putus Sekolah
- Klaim Lahan Milik Pribadi Hingga Akses Jalan Ditutup, Warga Perbatasan Bukit Timah-Bagan Besar Layangkan Surat Aduan
- BKAD Inhil Pastikan Dana Kelurahan Sudah Masuk Kasda, Insentif RT/RW Segera Cair
- Top Score Piala Dunia 2026: Messi Memimpin, Haaland & Mbappé Membayangi
Trump mendambahkan, rakyat Amerika harus berterima kasih dan bahagia. Sebab, tidak ada orang Amerika yang terluka dalam serangan Iran.
“Tidak ada korban. Semua prajurit kami selamat, dan hanya kerusakan minimal yang terjadi di pangkalan militer kami,” tandas Trump. (*)
Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/lipsus/2020/01/09/giliran-kedubes-amerika-dihantam-roket-iran/



BERITA TERHANGAT
Dubes RI Mesir : 69,81 Persen Ekspor Indonesia ke Mesir Didominasi Produk Pangan Halal
Dinilai Sebagai Otak Dibalik Serangan 7 Oktober, Yahya SinwarJadi Orang Nomor 1 yang Ditarget Israel
Sri Lanka Bangkrut, 8 Negara Ini Terancam Ikut Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?