Foto : Dody Ralibi
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Festival Menongkah Tahun 2019, di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (16/11).
“MENONGKAH adalah adalah suatu teknik masyarakat Suku Duanu di Desa Tanjung Pasir dalam mencari KERANG di padang lumpur dengan menggunakan papan selancar”.
Festival tahunan ini turut dihadiri oleh Disparporabud, H Junaidi, Anggota DPRD Inhil, Hasanuddin, Fokopimda Inhil, Fokopimcam, Kepala desa dan jajaran Pemerintah Desa, serta tamu undangan dari Negara Malaysia dan Singapore.
Dalam sambutannya HM Wardan menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Kebudayaan terus memberikan perhatian pada kebudayaan Menongkah ini, dan terus berupaya menjadikannya sebagai salah satu wisata budaya yang menarik, sehingga nantinya mampu mengangkat sektor pariwisata di Indragiri Hilir.
- Ketika Hukum Menemukan Hatinya di Kejari Inhil, Tersangka dan Korban Berpelukan Hapus Segala Luka
- TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Gesa Pembangunan RTLH
- Wujudkan Keluarga Sehat dan Bebas Stunting, Satgas TMMD ke -130 Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi Kesehatan
- TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil, TNI Bersama Warga Bergotong Royong Wujudkan Akses Jalan Mulus
- Kepala Dinas Kesehatan Kadinkes Dumai Pantau CKG dan Tracing TB, Bagi Warga Binaan Rutan Dumai.
“Tradisi Menongkah ini merukapan tradisi leluhur masyarakat Suku Duanu, dan ini merupakan even wisata Kabupaten Inhil dan telah menjadi kalender wisata Provinsi Riau,”
Selain itu, HM Wardan juga menyampaikan bahwa pada tahun 2018 lalu, Budaya Menongkah yang dilakukan oleh Suku Duanu ini pernah mendapat penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI), dengan kategori Menongkah massal yang melibatkan lebih dari 500 peserta, dan mandi lumpur dengan peserta terbanyak pada Agustus 2016 lalu.
” Prestasi Itu hendaknya terus kita pertahankan dan ditingkatkan, karena festival menongkah ini merupakan sebuah kegiatan budaya tradisional daerah untuk mendukung khazanah budaya bangsa sebagai ikon budaya Kabupaten Inhil, Provinsi Riau,” tutur Bupati Inhil, HM Wardan.
Lebih lanjut, HM Wardan juga mengatakan tujuan lain dari festival Menongkah ini guna untuk menjaga eksistensi budaya tradisional masyarakat Suku Duanu agar tidak punah kelestariannya.
Untuk diketahui, pada pergelaran Festival ini, berbagai perlombaan juga dilaksanakan seperti perlombaan Menongkah, Merampah dan Lompat Lumpur.
(Arbain)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
BKAD Inhil Pastikan Dana Kelurahan Sudah Masuk Kasda, Insentif RT/RW Segera Cair
Terpusat untuk 66 UMKM, Bupati Inhil Fasilitasi Lapak Kue JelangIdul Adha