Duel Maut di Malam Buta, Hasanudin Rubuh Bersimbah Darah - Arbindonesia
Maret 23, 2014

Duel Maut di Malam Buta, Hasanudin Rubuh Bersimbah Darah

Bagikan..

duelKateman (detikriau.org) — Diduga karena  persoalan dendam, Yudi, Warga Guntung Kecamatan kateman begitu bertemu dengan korban, Raja Hasanudin (52) langsung terlibat perkelaian hingga keduanya terjatuh disungai. Didalam sungai, Tsk menghujami korban dengan tusukan belati hingga berkali-kali dan menyebabkan korban bersimbah darah serta dilarikan ke rumah sakit. Tskpun langsung melarikan diri
Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK Msi melalui Paur Humas, Ipda Warno Akman, peristiwa berdarah itu terjadi disamping bangunan cafe suding Jalan Gadjah Mada Sungai Guntung, Ahad (23/3/2014) sekira jam 01.45 Wib dinihari.
Malam itu, TSK bertemu korban yang berprofesi sebagai sopir speed boat ini didepan pintu luar cafe suding. setelah bertemu,tanpa basa-basi,  tsk langsung melayangkan bogem mentah ke arah korban dan korbanpun membalas. perkelahianpun tidak lagi dapat dihindari. TSk dan korban saling melayangkan pukulan, kemudian TSK mendorong untuk berusaha menjatuhkan korban ke sungai. Namun saat tubuh korban hendak terjatuh, tangannya masih sempat menggapai tubuh TSK dan keduanyapun akhirnya sama-sama terjun kesungai.
Di dalam sungai. perkelahian masih terus berlanjut. TSk saat itu mencabut belati yang diselitkan dibalik pingangnya dan serta merta menghujani tusukan ketubuh korban hingga berkali-kali. melihat korban yang akrab dipanggil pak uban ini sudah tidak berdaya dan bersimbah darah, tsk langsung melarikan diri.
“peristiwa ini dilaporkan oleh adik korban, Raja Amedi (48 tahun) ke polsek setempat. Hingga kini petugas masih memburu pelakunya,” Jelas Paur Humas. Ahad (23/3/2014)
Terkait penganiayaan berat yang menyebabkan korban mengalami luka berat ini, setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi TKP, memintakan keterangan saksi mata, Masriag (44) dan membawa korban ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis dan dilakukan Visum. Pungkas Paur Humas.
Berdasarkan keterangan sumber detikriau.org di Guntung, Gusrimin, perkelahian yang diduga akibat dendam lama ini menyebabkan korban, Raja Hasanudin ditembus tikaman belati sebanyak 5 tusukan. Hingga saat ini korban masih terbaring dalam keadaan kritis di Rumah Sakit.
“Sebab pastinya kita juga kurang tau. tapi kita menduga disebabkan dendam lama karena menurut keterangan warga mereka berdua kerap berselisih paham,” Jelas Gusrimin. (dro)

2 thoughts on “Duel Maut di Malam Buta, Hasanudin Rubuh Bersimbah Darah

  1. Penyelesaian mslah dgn kekerasan bukan jalan keluar. Nggak ada untung, dua2nya pasti merugi. Ini bukan jamannya lagi utk adu otot. Jadikan semua ini sebagai pembelajaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.