Daripada di Pidana, Honorer Bodong disarankan Mundur - Arbindonesia
Maret 27, 2014

Daripada di Pidana, Honorer Bodong disarankan Mundur

Bagikan..

honorerTembilahan (detikriau.org) –Daerah diminta untuk melakukan validasi secara benar dan teliti nama-nama honorer K2 yang akan diusulkan untuk memperoleh Nomor Induk Pegawai (NIP). Jika nanti ditemukan ada honorer palsu alias bodong, Honorer bersangkutan dan Kepala Daerah akan langsung diberikan sanksi pidana.

“Siapa tahu dari data yang diserahkan kepala daerah ke BKN itu ada yang bodong. Maka kepala daerah dan honorer yang bersangkutan bisa dipidana. Kami di KemenPAN-RB juga tidak mau disalahkan, seolah-olah kepala daerah cuci piring dalam hal ini. Karena sebelum diserahkan, kepala daerah telah membuat pernyataan dan turut bertandatangan dalam pengiriman nama-nama honorer ke pusat,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol BKN, Tumpak Hutabarat di kantornya sebagaimana yang dilansir JPNN.com, Kamis (27/3/2014)
Dikatakannya, Kemenpan RB dan BKN tidak akan serta-merta menerima usulan yang disampaikan daerah. data tersebut akan diverifikasi kembali dengan laporan LSM atau masyarakat.
Dalam pengusulan NIP, setiap daerah harus melampirkan surat pernyataan tanggungjawab yang menyatakan honorer bersangkutan asli. jika dikemudian hari ditemukan dokumen tersebut bodong, maka akan langsung diberikan sanksi pidana. Surat pernyataan ini ditandatangani Honorer bersangkutan beserta Kepala Daerah diatas kertas bermatrai Rp 6.000.
Hingga saat ini, ditambahkan Tumpak, banyak honorer K2 didaerah yang menyatakan pengunduran diri. Ini adalah sesuatu yang baik, sebab kalau ditemukan oleh BKN akan langsung dipidana.
“Tentunya jabatan yang ditinggalkan tersebut akan dibiarkan kosong, sehingga kepala daerah diminta bersurat ke MenPAN-RB untuk mengirimkan nama-nama honorer K2 sebagai pengganti. Nama-nama yang lolos ditentukan pusat sesuai peringkat. Jadi bagi yang tidak lolos saat ujian, hendaknya di verifikasi sekarang siapa tahu nanti menggantikan yang kosong tersebut,” pungkasnya.(dro)
Sumber reverensi: http://www.jpnn.com/read/2014/03/27/224573/Honorer-Bodong-Disarankan-Mundur-daripada-Dipidana-

1 thought on “Daripada di Pidana, Honorer Bodong disarankan Mundur

  1. Mana mau mereka mundur.. Toh juga yang memvalidasi berkas orang2 dia juga! Percuma juga uji publik kalau para penguji publik orang2 yg melakukan kecurangan! Kalau mau bersih honorer K2 … Segera bentuk tim verifikasi yang berasal dari luar! MPI siap menerima limpahan tugas untuk negeri!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.