TEMBILAHAN (detikriau.org)– Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Inhil, H Edy Syafwannur, melantik dua kepala desa pemekaran, masing-masing Desa Kulim Jaya dan Desa Sungai Rabit di Kecamatan Kempas, Selasa (2/10).
“Kita tahu desa baru serba terdapat kekurangan. Namun jangan dijadikan hala itu sebagai penghambat untuk melakukan pembangunan,” ungkap Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur.
Dikatakanya, meski ada perbedaan pandangan, namun hal itu merupakan sebagai hal yang lumrah dalam sebuah proses demokrasi. Perbedaan pandangan itu dimintanya untuk dijadikan modal dalam membangun desa, bukan sebagai ajang perpecahan.
Kepada Kepala Desa Kulim Jaya, Herman dan Kepala Desa Sungai Rabit, Suprapto, dia juga berpesan bahwa cita-cita awal dimekarnya sebuah desa jangan samapai ditinggalkan yakni untuk memperpendek rentang kendali dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi warganya. Sehingga penjabat Kades menurunya harus bisa menjadi lokomotif dalam usaha menjaga keamanan desa, agar senantiasa kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.(dro/*1)


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa