1.508 Warga inhil Terserang Penyakit Akibat Kabut Asap - Arbindonesia
Maret 11, 2014

1.508 Warga inhil Terserang Penyakit Akibat Kabut Asap

Bagikan..

ispaTembilahan (www.detikriau.org) — Sebanyak 1.508 jiwa warga kabupaten Indragiri hilir (Inhil) terserang sejumlah penyakit yang disebabkan kabut asap dampak peristiwa kebakaran hutan dan lahan.
Data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, dari total 1.508 warga yang terserang sejumlah penyakit disebabkan kabut asap ini didominasi oleh penyakit ISPA  sebanyak 1.190 kasus, disusul iritasi kulit sebanyak 132 kasus, Asma 107 kasus, iritasi mata 54 kasus dan pneumonia 25 kasus.
“Data ini merupakan hasil pemantapan terhadap penyakit akibat kabut asap pertanggal 7 dan 8 Maret 2014 kemaren. Untuk mengantispasi semakin bertambahnya penderita akibat kabut asap, Diskes juga melakukan upaya himbuan kepada UPT Puskesmas se Kab Inhil untuk melakukan berbagai upaya antisipasi,” Jawab Kadiskes Inhil, DR Alvi Furwanti Alwie kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, selasa (11/3)
Dijelaskan mantan Kepala Bappeda Inhil ini, UPT puskesmas diminta untuk lebih menggiatkan kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat dan semua pihak utuk melakukan upaya pencegahan (preventif) terhadap bahaya asap yang terjadi yang berakibat buruk terhadap kesehatan melalui penyuluhan kesekolah-sekolah, pos yandu dan tempat2 umum lainnya, termasuk bentuk promosi kesehatan lainnya seperti menyampaikan himbauan agar masyarakat membatasi aktifitas diluar rumah. jika tetap harus melakukan kegiatan diluar rumah disarankan untuk mempergunakan masker.
Masyarakat juga dihimbau untuk selalu mengkonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup dan banyak mengkonsumsi air putih serta tetap melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
Hal lainnya, UPT Puskesmas juga diminta untuk membuatkan surat edaran atau himbauan kepada lintas sektor terkait seperti sekolah, masjid dan sarana umum lainnya diwilayah kerja masing-masing terutama pesan-pesan kesehatan terkait kabut asap.
“Yang terpenting, kita juga meminta agar UPT Puskesmas tetap selalu mnyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan dengan optimal dan mengupayakan pelayanan pengobatan gratis kepda masyarakat yang terkena penyakit akibat ispa.” Sampaikan kadiskes.(dro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.