
Tembilahan (detikriau.org) – Direktur baru PDAM Tirta Indragiri, Agustian Rasmanto menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukannya dalam upaya membenahi PDAM TI adalah dengan menuntaskan persoalan hutang piutang.
“Hari ini hutang kita mencapai Rp 7 milyar. Salah satunya hutang bayar kepada karyawan, sedangkan tunggakan pelanggan PDAM Tirta Indragiri mencapai Rp 12 milyar, inilah salah satu target yang akan segera saya bereskan,” ujarnya saat dikomfirmasi usai acara pelantikan.
Diejlaskannya, langkah konkrit dalam menangani hal ini akan dilakukannya pendataan ulang terhadap pelanggan PDAM yang tersebar diseluruh Inhil.
Disamping hal itu, ia juga menyebutkan akan meminta kepada pemerintah untuk segera menyediakan meteran baru.
“Sesuai Perda nomor 10 tahun 2010 tentang PDAM, disitu tercantum bahwa setiap 4 tahun sekali meteran PDAM harus diganti dan dibiayai oleh pemerintah,” terangnya.
Menurutnya, sepengetahuan dirinya selama ini meteran dirumah pelanggan tidak pernah dikontrol dengan baik, jadi wajar kualitasnya semakin merosot.
Terkait pendataan ulang pelanggan PDAM, ia menyebutkan setidaknya membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan kedepan. setelahnya, seluruh tunggakan pembayaran pelanggan tersebut akan ditagih secara tegas.
“Bukan untuk memperkaya diri, namun murni untuk kelangsungan perusahaan air bersih kedepannya bagi masyarakat,” imbuhnya.(mirwan)



BERITA TERHANGAT
Tim Volli PT Agrinas Palma Nusantara Melalui Mitra PT CMBR Melaju ke Semi Final Turnamen Bola Volly Karang Taruna Cup 1 Desa Bayas Jaya
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan
Mengukir Generasi Emas dari Sudut Pasar Tembilahan!Kisah Inspiratif Berdirinya PAUD Adhyaksa yang Digagas Kajari Inhil