Foto Ilustrasi Tribunnews.com
ARB INdonesia, KOTAWARINGIN TIMUR – Sadis! Seorang ibu berininisial Es, warga Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng tewas, dibunuh anak kandungnya sendiri, Firman di rumannya, Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.
Tragisnya, usai menghabisi sang ibu dengan senjata tajam, tersangka yang merupakan mantan sekretaris Desa Tumbang Sangai ini mengumumkan pembunuhan itu menggunakan pengeras suara masjid tak jauh dari rumahnya. Tak hanya membunuh itu, anak biadab ini juga nekat membacok sejumlah bagian tubuh lainnya.
Kepala Desa Tumbang Sangai Suryanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 02.00 WIB. Saat itu pelaku memanggil ibunya yang hendak Salat Tahajud untuk duduk dan bercerita.
“Mungkin dalam komunikasi antara keduanya terdapat sesuatu yang tidak berkenan atau mungkin ada persoalan lainnya, Firman langsung membunuh ibunya tersebut,” ujar Suryanto saat dihubungi, Kamis (9/1/2020).
Usai membunuh, pelaku langsung ke masjid dan mengumumkan acara upacara pemakaman serta menjelaskan kenapa ia membunuh sang ibu. “Pengumuman besok ada acara penguburan, mohon partisipasinya yang baik dari kita semua,” ucap pelaku ditirukan sang kades.
- DPRD Inhil Turun ke Pabrik Sambu Group, Industri Kelapa di Bawah Tekanan Berlapis
- Rutan Dumai Gelar Upacara Hut RI Ke 81.
- Bekal Setelah Bebas, Rutan Kelas IIB Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Produk UMKM.
- BPBD Inhil Catat ada 80 Hotspot di Inhil, Kecamatan Gaung Borong 28 Titik
- Mobil Nomor Plat Sama Laga Kambing di Jalan Lintas Sumatera Ujung Tanjung.
Selang beberapa saat kemudian, pelaku melanjutkan pengumuman dengan mengatakan bahwa yang meninggal adalah ibu kandungnya dan dibunuh sendiri olehnya.
Setelah mendengar informasi tersebut, warga sekitar yang masih terlelap tidur terkejut dan langsung mendatangi masjid.
“Warga awalnya tidak percaya dengan pengumuman itu. Tetapi ketika sampai di masjid setempat mereka melihat pelaku mengenakan kopiah, batik, dan celana hitam sedang berada di masjid,” kisahnya.
Untuk membuktikan berita tersebut warga bersama pelaku menuju rumah korban. “Pas sampai di rumah, warga melihat korban sudah berlumuran darah dengan luka di bagian leher dan lengan. Lalu parang yang digunakan untuk membunuh diletakan di samping mayat ibunya,” ujarnya.
Peristiwa tragis dan miris ini sudah ditangani oleh petugas kepolisian setempat yakni Polres Kotim maupun Polsek Telaga Atang. (*)
Sumber Sindonews.com
https://sumut.sindonews.com/read/8692/1/sadis-anak-bunuh-ibu-kandung-lalu-umumkan-pakai-pengeras-suara-1578538882



BERITA TERHANGAT
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi
Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta