Pemkab Rohil Adakan Musrenbang Tingkat Kecamatan di Sinaboi - Arbindonesia
Februari 4, 2015

Pemkab Rohil Adakan Musrenbang Tingkat Kecamatan di Sinaboi

Bagikan..

4Bagansiapapi (detikriau.org) – Dalam rangka pencapaian arah pembangunan yang terukur dan terarah pemerintah daerah Kabupaten Rokan hilir mengelar musrenbang tingkat kecamatan, kali ini dipusatkan di Kecamatan Sinaboi, di Gedung Pemuda dan Olah Raga, Kecamatan Sinaboi, Rabu (4/2/14). 

Pembukaan musrenbang dihadiri Asisten III Setda Rohil Bidang Kesra H. Ali Asfar, Kabag Pemerintah Desa (Pemdes) H. Jasrianto.S.Sos,  Plt kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKPP) M. Amin, Perwakilan SKPD, Perwakilan dari masing – masing Kepenghuluan yang ada di Kecamatan Sinaboi, pihak UPTD, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Sinaboi Julianda mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut, Ia dinilai sebagai sebuah dialog bersama dalam penyerapan aspirasi, dari masyarakat sehingga apa yang mau diharapkan pembangunannya bisa dilaksanakan di daerah.

Dirinya berharap Musrenbang yang dilaksanakan ini jangan hanya seremonial saja, namun bisa menampung segala aspirasi masyarakat dan apa yang di inginkan masyarakat bisa terealisasi di bidang pembangunan.

“Usulan ditingkat kecamatan, merupakan hasil dari musrenbang tingkat desa yang sudah dilaksanakan sebelumnya,” kata dia. Dikesempatan itu camat mengajak warganya untuk tetap menjaga kekompakan, mengisi pembangunan dan mendukung program pemerintah daerah.

Asisten III Setda Rohil Bidang Kesra H. Ali Aspar mengatakan, dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Desa Adat dan PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 serta PP 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, sejalan dengan undang-undang dan peraturan pemerintah tersebut, desa mempunyai hak Pengalokasian Dana Pembangunan yang bersumber dari APBN yang yang dituangkan dalam bentuk Alokasi Dana Desa.

Tambah Ali Aspar, Anggaran yang diperuntukkan bagi Desa dan Desa Adat yang ditransfer melalui APBD Kabupaten/Kota yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan Pemerintah, Pembangunan serta Pemberdayaan Masyarakat.

Besaran dana yang bersumber dari APBN tersebut dihitung berdasarkan jumlah desa, diperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa.

Untuk kegiatan-kegiatan pembangunan di desa yang dananya Rp 200 juta kebawah, dapat ditanggulangi dengan menggunakan dana ADD tersebut.

Melalui Musrenbang ini, Ali Aspar berharap memperoleh kesepakatan program-program pembangunan strategis dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan masyarakat daerah dan pada akhirnya program yang direncanakan tersebut berdaya guna dan berhasil guna. [tris/adv]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.