Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi dan Rakor KP3E - Arbindonesia
Desember 21, 2015

Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi dan Rakor KP3E

Bagikan..

DSC_6832TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi dan rapat koordinasi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (KP3E) Kabupaten Inhil tahun 2015 di aula Bappeda Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (21/12/2015).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil. Dimana, kegiatan bertemakan Pemantapan Kinerja Komite Percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Kabupaten Inhil dalam menghadapi perdagangan bebas kawasan Asia (MEA) 2016 tersebut menghadirkan 3 orang narasumber dari Kemenko RI dan Pemprov Riau.

Adapun tujuannya untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terhadap anggota Komite dalam rangka Peningkatan Kinerja tim uang tergabung dalam komite percepatan dan perluasan.  Dan sasarannya yang akan dicapai adalah untuk meningkatkan peran dan fungsi komite dalam upaya pengembangan dan perluasan pembangunan ekonomi di Inhil.

“Saya memandang kegiatan ini amat penting sekali dalam mengembangkan sektor ekonomi. Apalagi Inhil memiliki potensi yang sudah berkecukupan, hanya saja belum direalisasikan secara maksimal. Saya yakin sosialisasi ini bisa menumbuhkan hal yang baru, untuk itu saya harapkan seluruh peserta bisa hadir maksimal mengikuti kegiatan ini hingga diakhir kegiatan,” urai Bupati Wardan.

Menurutnya lagi, dalam rangka menghadapi MEA itu terdapat empat hal yang akan menjadi fokus MEA yang dapat dijadikan suatu momentum yang baik untuk Indonesia yakni negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini akan dijadikan sebuah wilayah kesatuan pasar dan basis produksi. Kedua MEA akan dibentuk sebagai kawasan ekonomi dengan tingkat kompetisi yang tinggi, yang memerlukan suatu kebijakan yang meliputi competition policy, consumer protection, Intellectual Property Rights (IPR), taxation, dan E-Commerce.

Sedangkan ketiga adalah MEA pun akan dijadikan sebagai kawasan yang memiliki perkembangan ekonomi yang merata, dengan memprioritaskan pada Usaha Kecil Menengah (UKM). Dan terakhir, MEA akan diintegrasikan secara penuh terhadap perekonomian global, dengan membangun sebuah sistem untuk meningkatkan koordinasi terhadap negara-negara anggota. –Mirwan/adv-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.