TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI) kembali dikeluhkan. Jangankan mendapatkan kualitas air bersih, belakangan, setetes airpun tidak lagi mengalir.
“Sudahlah musim kemarau, air PDAM pulak macet, terpaksa kami sekeluarga mandi di sumur tetangga,” keluh salah seorang pelanggan perusahaan air milik pemerintah daerah di Pekan Arba Tembilahan, Awe kepada detikriau.org, Selasa (13/10/2015).
Senada, warga lainnya juga mengatakan hal yang sama. Evi contohnya, warga Tembilahan ini juga mengeluhkan akibat macetnya PDAM kali ini sangat mempengaruhi aktivitas kesehariannya di rumah. Bagaimana tidak, semua kegiatannya terhambat akibat air PDAM tidak menetes.
“Cucian sudah menumpuk belum dapat dicuci, air tak ada. Mau menggunakan air hujan sangat kita sayangkan, karena sekarang musim kemarau,” ujarnya.
Terkait keluhannya pelanggan ini, Direktur PDAM Tirta Indragiri, Agustian Rasmanto menjelaskan, terputusnya pasokan air disebabkan terjadinya kebocoran pada pipa induk yang terletak di parit 8 desa Pulau Palas. Akibatnya, distribusi air jadi berkurang sebesar 500 meter kubik setiap harinya. Saat ini menurutnya bidang teknisi sedang melakukan perbaikan.
“Kalau tidak ada hambatan, sore ini sudah selesai pekerjaan perbaikannya,” yakinkan Agus, Selasa (13/10). (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Monyet yang Meresahkan Warga Tembilahan Berhasil Ditangkap
Tahukah Kamu! Ternyata Panita Bupati Cup Inhil Belum Setor Pajak Hasil Penjualan Tiket
GP Ansor Inhil Tolak Peningkatan Status Surau di Sungai Beringin, Desak Kemenag dan FKUB Lakukan Kajian Menyeluruh