Pasokan Air PDAM Kerap Tersendat dan Keruh - Arbindonesia
Maret 31, 2014

Pasokan Air PDAM Kerap Tersendat dan Keruh

Bagikan..

keruhTembilahan (detikriau.org) -Pelanggan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Indragiri mengeluh, dalam beberapa hari belakngan ini, pasokan air yang didistribusikan ke rumah mereka keruh dan kotor bahkan disebagian tempat air pasokan PDAM tidak lancar.
Manto (40) salah seorang pelanggan PDAM Tirta Indragiri (TI) di kota Tembilahan menyebutkan bahwa keruhnya air pasokan PDAM ini membuat ia merasa kecewa apalagi pasokan air juga kerap tersendat. pada bulan-bulan sebelumnya rekening bulanan yang harus dia bayar dikisaran Rp 20-30 ribu. Namun disaat sekarang justru naik menjadi Rp 60-70 ribu.
“Harusnya kalau pasokan air tak lancar kan tagihannya murah. Ini malah naik lebih dari 100 persen, saya jadi heran mengapa bisa seperti ini” katanya kepada detikriau.org, Ahad (31/3)
Manto juga mengatakan, pasokan air di rumahnya bukan hanya tidak lancar tetapi juga sangat keruh sehingga tidak bisa dipergunakan untuk mandi dan mencuci.
“Kalau agak terasa asin tidak masalah, maklum lagi musim kemarau. namun kalau kotor mau dijadikan apa. Ini jelas-jelas sangat merugikan kami sebagai pelanggan,” kesalnya.
Bukan hanya Manto, Fatimah, pelanggan PDAM TI yang tinggal dipinggiran bantaran sungai parit 11 Kecamatan Tembilahan Hulu juga mengeluhkan hal yang senada. Menjadi pelanggan PDAM menurutnya untuk mendapatkan kualitas air yang lebih baik untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
“belakangan kualitas air tidak lebih dari air sungai. kalau sekedar air sungai, kita bisa ambil langsung aja, nggak perlu bayar. Ini harus jadi perhatian pengelola PDAM agar masyarakat tidak terus mengeluh,” Kritik Manto
Untuk bisa mempergunakan air PDAM menurut Fatimah ia terpaksa harus mendiamkan terlebih dahulu. paling tidak satu malam. esoknya air baru bisa dipergunakan. “setelah diendapkan, didasar bak sangat jelas terlihat tumpukan kotoran. bak juga jadi cepat kotor dan berlendir.” Pungkas Fatimah. (dro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.