Mantan Kadinkes Inhil Dilantik Gubri Menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau - Arbindonesia
Maret 11, 2022

Mantan Kadinkes Inhil Dilantik Gubri Menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau

IMG_20220311_201820

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan eselon II Pemprov Riau.

Bagikan..

ARB INdonesia, PEKANBARU – Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Zainal Arifin secara resmi dilantik oleh Gubernur Riau, H Syamsuar sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jumat (11/3/2022) sore di Gedung Daerah Riau, jalan Diponegoro Pekanbaru.

Sebelum mengemban amanah sebagai Kadinkes Provinsi Riau, Zainal Arifin sebelumnya bertugas sebagai Kadinkes di negeri hamparan kelapa dunia pada akhir 2016.

Hingga Juni 2020, secara mendadak ia menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Inhil dan memutuskan untuk pindah tugas menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) biasa di Pemprov Riau.

Selain salah satunya melantik pria yang sempat digadangkan menjadi Sekda Inhil kala itu, Gubernur Riau, H Syamsuar juga melantik 10 pejabat eselon II Pemprov Riau lainnya, yang diantaranya :

  1. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan: Tengku Fauzan Tambusai
  2. Asisten II Bindang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau: Job Kurniawan
  3. Kepala Dinas Kesehatan: Zainal Arifin.
  4. Kepala Dinas PUPR PKPP: Muh Arief Setiawan.
  5. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau: Imron Rosyadi.
  6. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana: Fariza.
  7. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Riau: Erisman Yahya.
  8. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Riau: Wan Fajriatul Mamnunah.
  9. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah: Rahmad Ramadiyanto.
  10. Kepala Biro Umum Setdaprov Riau: Herman Effendi.

Selai itu juga, Gubri yang didampingi Sekdaprov Riau SF Hariyanto dan Asisten III Setdaprov Riau Joni Irwan juga melantik sebanyak 18 pejabat eselon III di lingkungan Pemprov Riau.

Dilansir dari cakaplah.com, Gubri dalam arahannya mengatakan, pelantikan pejabat tinggi pratama ini merupakan hasil asesmen beberapa waktu lalu.

“Tentunya harapan kami sesuai dengan pejabat yang dilantik didampingi menerapkan pakta integritas dan juga perjanjian kerja sesuai masukan KASN. Kalau tidak ada berbaikan kinerja, kita bisa lakukan evaluasi dan pemberhentian kerja terhadap pejabat yang kami lantik hari ini,” tegasnya.

Kemudian Gubri juga meminta pejabat yang dilantik, baik pejabat eselon II dan III bisa bekerja secara maksimal sesuai target yang ditetapkan dalam RPJMD Riau yang berakhir tahun 2024.

“Tidak ada lagi waktu untuk belajar, setelah masuk sudah bisa bekerja, dan bagi yang menjadi administrasi sudah petunjuk dari OPD, sehingga tidak ada alasan tak mengerti bekerja,” pintanya.

Selain itu, Gubri juga meminta pejabat dituntut profesional dan kerja keras, karena sekarang pegawai dituntut bagaimana memberikan pelayanan terbaik sesuai tupoksi.

“Jadi bekerja jangan menunggu perintah pimpinan. Jangan tak pernah tak dipanggi saya, wakil gubernur, dan Sekda maka tak pernah melapor. Saya sudah tau ini, berarti pejabat ini tak mampu bekerja sehingga tak tahu apa yang dikerjakan, atau malas bekerja. Karena itu saya minta pejabat yang baru dilantik dapat bekerja maksimal,” cakapnya. (Arbain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.