TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ditegur pihak Kecamatan, warga RT 01 RW 04 parit 6 Tembilahan Hulu tampaknya tak ambil pusing. Sebelum ditegur hanya letak 1 bibit pohon kelapa, setelahnya menjadi empat. Tindakan itu menurut mereka sebagai bentuk ungkapan kekesalan.
“Baru pagi tadi saya lihat bibit pohon kelapa itu bertambah, saya biarkan saja meskipun warga saya tidak ada berkoordinasi,” kata Sulaiman.
Ia menambahkan, jika memang aksi warganya itu sampai menggangu arus lalu lintas, tanpa diimbau pemerintahpun tentu lebih dahulu akan ia tegur. Namun kali ini dinilainya tidak mengganggu arus lalu lintas karena bibit kelapa diletakkan di tengah badan jalan.
Bahkan kata Sulaiman, kondisi jalan seperti saat ini yang menjadi kendala dalam kelancaran arus lalu lintas. Hampir tiap hari terjadi kecelakaan kecil sepanjang jalan berdebu itu.
“Hanya 200 meter saja bertahun-tahun perbaikan tak juga dilakukan,” sampaikannya dengan penuh kekecewaan.
Dulu, di tahun 2014, dinas terkait pernah menyampaikan kepada warga setempat akan memperbaiki ruas jalan ini ditahun 2015. Namun kita belum meyaksikan belum ada juga perbaikan.” Ujar Sulaiman sambil mengakui bahwa pihak Kecamatan memang sudah menyampaikan kepadanya bahwa perbaikan akan segera dilakukan sekitar 2 bulan kedepan. (mirwan)

BERITA TERHANGAT
Gp Ansor dan Banser Inhil Siap Bersinergi Jaga Persatuan dan Kondusifitas Daerah
Sidang Perkara AP dan AI, Kuasa Hukum: Konstruksi Hukum Patut Dipertanyakan
Penyegaran Birokrasi Inhil: Ari Syuria Resmi Nakhodai Kecamatan Tembilahan