Tembilahan (detikriau.org) — Dalam tiga hari belakangan ini, sebahagan besar wilayah di kab Inhil diguyur hujan. Turunya hujan yang sudah cukup lama dinanti-nanti ini pastinya mendapatkan ucapan puji syukur dari masyarakat.
“Alhamdulillah, hujan akhirnya turun. walaupun tidak seberapa deras, tetapi ini menjadi rahmat yang sangat berarti. Kita berharap curah hujan ini akan dapat mematikan sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan di Inhil,” Ungkap Syukur Rahmat yang disampaikan detikriau.org, rabu (19/3)
Tidak hanya Rahmat, rasa syukur ini juga terlontar dari Sudi, warga Kecamatan Tembilahan hulu. dikatakannya, tidak turun-turunya hujan selama hampir tiga bulan menyebabkan padi yang sudah ditanam disawah terancam kekeringan. ” Hujan ini sudah membasahi areal persawahan kami. syukur yang tidak terhingga atas rahmat Allah ini.” Kata Sudi
Berdasarkan data dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, pantauan satelit NOAA 18, selasa tanggal 18 Maret 2014, diwilayah inhil hanya terpantau 2 titik panas yakni 1 titik di Desa Simbar Kecamatan kateman dan 1 titik di Desa kuala Lemang Kecamatan Keritang.(dro)



BERITA TERHANGAT
Hentikan Aktivitas Sejenak! Camat Tembilahan Ari Syuria Serukan Gerakan Jum’at Bersih Serentak Besok Pagi
Klarifikasi Soal Rehabilitasi Mangrove, Kades Tanjung Pasir Bantah Dugaan Peran Ketua Kelompok Tani Diambil Alih oleh Dirinya
Terancam Gagal Target, Pengelolaan Program Rehabilitasi Mangrove di Desa Tanjung Pasir Diduga Bermasalah