Bunda PAUD Inhil Hadiri Rakornis dan Sinkronisasi Bunda PAUD di Makasar - Arbindonesia
Februari 28, 2014

Bunda PAUD Inhil Hadiri Rakornis dan Sinkronisasi Bunda PAUD di Makasar

Bagikan..

Bunda PAUD inhil, Ny Hj Zulaikah WardanMakassar  (www.detikriau.org) — Keberhasilan pendidikan anak usia dini(PAUD) adalah fondasi bagi kekuatan sosial, budaya, ekonomi,teknologi, politik, dan masa depan bangsa. Masa depan bangsa sangat tergantung pada anak usia dini karenanya dibutuhkan komitmen semua pihak serta kemampuan untuk mengelola dana, tenaga, maupun pikiran.
Demikian disampaikan oleh Ketua I Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Okke Hatta Rajasa, memaparkan materi Sinergitas program Rumah Pintar dengan PAUD pada Rapat Koordinasi Teknis dan Sinkronisasi Bunda PAUD dengan Pelakasanaan Program PAUD di Makassar, Sulawesi Selatan (26/02/2014). Ny. Zulaikha Wardan yang di dampingi oleh kepala bidang pendidikan luar sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan turut hadir pada kegiatan ini.
Berbagai tantangan yang di hadapi Bunda PAUD dalam menjalankan perannya dalam rangka untuk meningkatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di masing-masing wilayah. Namun demikian, Bunda PAUD tidak mengenal lelah guna mencapai tujuan terbaik untuk mencetak generasi penerus bangsa.
Dalam pertemuan ini, Ny. Zulaikha Wardan selaku Bunda Paud kab Inhil menyampaikan tekadnya  untuk terus mengupayakan peningkatan jaringan kemitraan dan memotivasi seluruh komponen penggiat PAUD dari Akademisi, Praktisi PAUD, Organisasi Mitra PAUD, SKPD terkait. Serta juga akan terus berupaya untuk menghimpun sumber dana PAUD dari APBD/APBN, Masyarakat Perorangan, CSR, Perbankan, Dunia Industri, BUMN/BUMD demi mendukung layanan PAUD.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan kemitraan pengelolaan dan pengembangan PAUD. Karenanya kita perlu bekerja sama dengan berbagai pihak  baik pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, Akademisi serta organisasi dan praktisi-praktisi lainnya,” paparnya.
Saat ini kondisi PAUD di Indragiri Hilir, berjumlah 283 lembaga yang tersebar dari kabupaten, kecamatan hingga ke desa [95 Taman Kanak-kanak (TK), 176 Kelompok Bermain (KB), 3 Tempat Penitipana Anak(TPA), 9 Satuan PAUD Sejenis (SPS)] , dengan 8.874 orang peserta didik dan 1.260 tenaga pendidik.
Sepulangnya dari pertemuan Rakoornas Bunda PAUD ini, Ny. Zulaikha Wardan menyatakan akan segera menyusun langkah-langkah guna membangun kemitraan dengan membuat Alur Kemitraan. Dimulai dengan merumuskan isu utama dan permasalahan yang dihadapi. Kemudian menyusun daftar calon mitra,pemetaan calon mitra, termasuk melakukan verifikasi dan kunjungan.
“Pada pemetaan calon mitra, kita dapat memetakannya dengan melihat apakan dapat membantu dari segi keilmuan, pendanaan, ataupun peralatan,” jelasnya.
Setelah itu yang terpenting adalah bagaimana menjalin kerja sama yang berlandaskan kepercayaan. Menurut Ny. Zulaikha Wardan, mengemban amanat sebagai Bunda PAUD yang juga istri kepala daerah, perlu bekerja keras agar dapat memberikan akses layanan PAUD di Kabupaten Indragiri Hilir dengan lebih baik.(dro/Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.