Berhasil di Tangkap, Harimau Sumatra "Atan Bintang" di Pulau Burung dievakuasi ke Sumatra Barat - Arbindonesia
November 17, 2018

Berhasil di Tangkap, Harimau Sumatra “Atan Bintang” di Pulau Burung dievakuasi ke Sumatra Barat

Bagikan..
Harimau sumatra saat masih dikolong ruko warga Pulau Burung. Foto: ist/detikriau.org

Laporan: Faisal

Tembilahan, detikriau.org – Hari ini, sabtu (17/11) sekitar pukul 10:26 Wib, Harimau Sumatra yang terjebak dikolong ruko warga di Pulau Burung sudah tiba di Tembilahan, Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir, dan segera diberangkatkan ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera di Sumatera Barat yang berjarak sekitar 15 jam perjalanan darat.

Hewan buas ini berhasil ditangkap sekitar pukul 01.48 Wib, dinihari.

“Berhasil ditangkap sekitar pukul 01.48 Wib, dan sekitar pukul 02.40 Wib dilakukan proses evakuasi dari Pulau Burung menuju Tembilahan menggunakan jalur laut,” Ujar Camat Pulau Burung M Yusuf kepada detikriau.org.

Lanjut Camat, setibanya di Pelabuhan Bea dan Cukai Tembilahan, Harimau yang sudah dikurung dalam kerangkeng ini dipindahkan kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Sumbar.

Dilansir melalui kompas.com, Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan, harimau Sumatera berjenis kelamin jantan ini diberi nama Atan Bintang. “Kami beri nama Atan Bintang. Atan artinya anak bujang (dalam) bahasa Melayu, kalau Bintang karena penyelamatan di tengah malam pas ada bintang. Jadilah kami buat nama Atan Bintang,” kata Suharyono

Ia menyampaikan, Atan Bintang berusia sekitar tiga tahun dengan bobot badan sekitar 80 kilogram. “Kondisinya saat ini sehat dan agresif. Sorotan matanya tajam,” ucap Suharyono. Saat ini, Atan Bintang berada di dalam kandang untuk dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera (PRHS) Yayasan Arsari di Sumatera Barat.

“Alhamdulilah, sudah berhasil kami evakuasi yang memakan waktu cukup lama. Ini berkat kerja tim dan bantuan aparat keamanan setempat,” ujarnya.

Sebelumnya, seekor harimau Sumatera terjebak di kolong ruko pasar di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Riau, Rabu (14/11/2018). Harimau tersebut sempat main-main di sela ruko dan menjadi tontonan warga setempat.

Sehari setelah itu, harimau terjebak ke kolong dan tidak bisa keluar. Warga bersama kepolisian dan TNI memasang jaring di kolong tersebut. Kemudian, petugas BBKSDA Riau melakukan pembiusan di lokasi. Pada bius pertama, harimau pingsan. Namun, tidak bisa dievakuasi karena petugas sulit masuk kolong ruko.

Harimau baru bisa dievakuasi pada hari keempat. Petugas terpaksa menjebol dinding dan lantai ruko untuk membawa harimau keluar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *