TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pekatnya kabut asap selama 2 pekan terakhir di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan korban kiriman asap dari Kabupaten tetangga lainnya di Riau termasuk Provinsi tetangga, seperti Provinsi Jambi dan Palembang.
Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil H Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf kepada awak media, Jum’at (28/8/2015). Menurutnya, kabut asap yang menerpa Inhil khususnya kota Tembilahan tersebut karena arah angin dari tenggara berputar ke arah timur laut.
“Berdasarkan pemantauan satelit Terra dan Aqua tertanggal 27 Agustus 2015, titik api di Inhil berkurang, hanya ditemukan 3 titik di desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas. Namun saat ini daerah kita diterpa asap dari Jambi dan Palembang,” katanya.
Ia menyebutkan, dari jumlah angka titik api yang ditemukan di Kabupaten Inhil, terbilang tidak sesuai dengan ketebalan kabut asap saat ini dengan jarak pandang sangat terbatas. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Proyek Pembangunan Pasar Tembilahan Terancam Mundur ke 2027, Begini Kata Kadis PUTRPKP Inhil
Tender Pembangunan Pasar Tembilahan Resmi Dibatalkan, 54 Peserta Gagal Lolos Evaluasi
Polemik Bagi Hasil dan Status Lahan, PT Oskar Investama dan Koperasi Sejahtera Bersama Dipanggil Pemda Inhil