INHIL (www.detikriau.org) – Keterlambatan proses perekaman data di Kecamatan Keritang disebutkan lebih disebabkan keterbatasan peralatan. Guna mengejar ketertinggalan, pihak Kecamatan membuka 5 posko pelayanan.
“Dari 48 ribu wajib KTP, kita baru menyelesaikan perekaman data sekitar 10 ribu jiwa. Dengan terus bekerja keras, kita optimis dapat menyelesaikan sebelum batas waktu berakhir,” Ungkap Camat Keritang, Ahmad Ramani kepada detikriau.org, senin (24/9)
Menurut A. Ramani, dari lima posko pelayanan, dua diantaranya berada di Ibu Kota Kecamatan, Kotabaru Reteh. Tiga lainnya di Desa Teluk Kelasa, Desa Kuala Lemang dan Desa Desa Pancur.”Memaksimalkan waktu, kita juga sedang agendakan untuk lakukan perekaman hingga malam hari,” Pungkas A. Ramani. (dro/1*)



BERITA TERHANGAT
Di Balik Bisikan Pelepah Kelapa Inhil: Asa Baru Petani di Tangan Bupati Herman dan Kementan
PT Oskar Investama Diduga Ancam Hentikan Bagi Hasil dan Tuntut Ganti Rugi jika Warga Menolak HGU
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab: Komite Hukum PSSI Patahkan Klaim Sepihak, Tegaskan Status Resmi Turnamen