INHIL (www.detikriau.org) – Keterlambatan proses perekaman data di Kecamatan Keritang disebutkan lebih disebabkan keterbatasan peralatan. Guna mengejar ketertinggalan, pihak Kecamatan membuka 5 posko pelayanan.
“Dari 48 ribu wajib KTP, kita baru menyelesaikan perekaman data sekitar 10 ribu jiwa. Dengan terus bekerja keras, kita optimis dapat menyelesaikan sebelum batas waktu berakhir,” Ungkap Camat Keritang, Ahmad Ramani kepada detikriau.org, senin (24/9)
Menurut A. Ramani, dari lima posko pelayanan, dua diantaranya berada di Ibu Kota Kecamatan, Kotabaru Reteh. Tiga lainnya di Desa Teluk Kelasa, Desa Kuala Lemang dan Desa Desa Pancur.”Memaksimalkan waktu, kita juga sedang agendakan untuk lakukan perekaman hingga malam hari,” Pungkas A. Ramani. (dro/1*)



BERITA TERHANGAT
Optimalkan PAD dan Tegakkan Kepatuhan Pajak, Bapenda Inhil Gandeng Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir
Pemusnahkan Barang Bukti dari 70 Perkara!Kejari Inhil Akan Lounching Layanan Kirim Barang Bukti Gratis Sampai ke Rumah Warga
Sinergi Hukum di Laut Indragiri Hilir, MoU Kejaksaan dan KSOP: Pelabuhan Tembilahan Kini Dijaga Ketat Aturan