ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dini hari yang mencekam menyelimuti lokasi eks Pasar Terapung Tembilahan, Jumat (10/10/2025), saat kobaran api melahap sekitar 250 kios pedagang di Jl. Yos Sudarso.
Dalam waktu kurang dari tiga jam, pasar yang menjadi nadi ekonomi warga Tembilahan berubah menjadi puing dan abu. meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran.
Menanggapi musibah ini, Bupati Indragiri Hilir H Herman menyampaikan keprihatinan mendalam dan berjanji akan mengambil langkah cepat untuk membantu proses pemulihan.
“Saya sangat prihatin atas musibah ini. Kita memahami betapa berat dampaknya bagi pedagang yang mencari nafkah di pasar tersebut,” kata Bupati Herman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
“Karena itu, saya sudah memerintahkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk mendata secara detail seluruh pedagang yang terdampak serta nilai kerugian yang mereka alami,” sambungnya.
Selain pendataan, Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penataan ulang bangunan pasar agar kondisi pasar ke depan lebih tertata dan aman dari potensi kebakaran serupa.
“Penataan ulang bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga upaya kita memastikan para pedagang bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Terkah Bupati Inhil juga mengimbau masyarakat, khususnya pedagang pasar, untuk lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik dan potensi sumber api, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (ARB)
Prihatin Pasar Terbakar, Bupati akan Lakukan Ini Agar Pedagang Bisa Beraktivitas dengan Nyaman
Bupati Inhil Prihatin atas peristiwa kebakaran di Pasar Tembilahan.



BERITA TERHANGAT
LBH Sri Rakyat Tegaskan Komitmen Kawal Sengketa Agraria, Pendampingan Masyarakat Jadi Prioritas
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Harga Kelapa di Inhil Seperti Gizi Buruk, Pemerintah Pusat Tolong Buka Mata dan Telinga