5 Hal ini yang Membuat Amerika Segan Dengan Indonesia - Arbindonesia
Januari 11, 2016

5 Hal ini yang Membuat Amerika Segan Dengan Indonesia

Bagikan..

detikriau.org – Media tidak pernah bohong ketika menyebut Amerika adalah negara adidaya. Ya, negerinya Obama itu adalah negara gila yang saat ini menggenggam dunia. Mereka menguasai hampir sektor mana pun. Mata uang, hiburan, militer dan sebagainya. Amerika ibarat monster di antara negara-negara lainnya yang diumpamakan seperti hobbit.

Meski demikian, Amerika tidak bisa berpongah terhadap beberapa negara tertentu. Indonesia, negara kita masuk dalam daftar keren tersebut. Secara logika, Amerika menang jauh dari Indonesia dalam banyak hal. Ya, memang, namun ada banyak alasan kenapa Negeri Paman Sam itu justru seakan sungkan dan segan ketika ingin macam-macam, setidaknya secara langsung. Inilah alasan-alasan kenapa Amerika yang se-jumawa itu sampai takut dengan negara kita.

  1. Insinyur Soekarno

Dari banyaknya tokoh penting sepanjang sejarah Indonesia, hanya nama Presiden pertama kita yang paling disegani Amerika. Tegas, berani, dan juga punya pengaruh kuat di mata jutaan rakyat, membuat Soekarno adalah tantangan besar bagi Amerika untuk menaklukkannya.

soekarnoKembali ke awal-awal Freeport dulu pertama kali mendapatkan izin, Soekarno dengan tegas memaksa pihak pengelola dalam hal ini Amerika memberikan sebagian hasilnya kepada rakyat. Presiden Amerika saat itu, John F. Kennedy sudah setuju. Namun, kemudian beredar konspirasi macam-macam yang kebenarannya masih abu-abu itu, sehingga pada akhirnya Amerika berhasil mengeruk Freeport habis-habisan, tanpa memberikan banyak kepada rakyat.

Jika Soekarno berani mengatakan tetangga sebelah “Cecunguk Malayan,” apalagi Amerika yang jauh di sana. Mungkin jika berani cari gara-gara, Soekarno tak segan memaki lebih gila lagi.

2. Melawan 249 Juta Penduduk Indonesia? Jelas Bikin Keder

Per tahun 2015 inilah jumlah penduduk di Indonesia. Sangat lah banyak untuk ukuran negara yang kalau dibandingkan dengan Amerika hanya sekitar sepersepuluhnya saja. Karakteristik orang Indonesia gampang terpancing dengan hal-hal sensitif mengenai kedaulatan negara. Ingat saat Malaysia cari ribut beberapa waktu lalu? Rakyat bereaksi keras dan tak segan ikut berbondong melakukan perlawanan. Amerika pun akan merasakan kemurkaan rakyat Indonesia kalau sampai berani macam-macam.

rakyat-indonesiaPenduduk Amerika mungkin 300 juta lebih, namun tipikal orang sana beda dengan kita. Penduduknya banyak yang acuh dengan negaranya. Mungkin ada yang patriotik, namun bukan mayoritas. Sehingga kalau sampai berperang, mungkin mereka akan lebih memilih menyelamatkan diri dari pada tergabung dalam kamp-kamp militer.

3. Jangan Lupakan Tentara Mematikan Milik Negara Kita

Di bidang kemiliteran, Indonesia bukan nomor satu. Meskipun demikian, soal pamor, tentara kita sudah cukup membuat negara lain begidik ngeri kalau sampai berhadapan di medan perang. Mendominasi dalam kejuaraan ketentaraan beberapa waktu lalu hanya segelintir dari banyak hal gila yang bisa ditunjukkan tentara nasional kita kepada dunia.

Prajurit pasukan khusus Intai Amfibi Marinir TNI AL melakukan "Swamp Forest Patrol" atau patroli dalam rawa kawasan hutan bakau Parang Kursi, Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (8/4). Latihan tersebut merupakan bagian dari Latihan Standar Kemampuan Perorangan Dasar (SKPD) dan Latihan Standar Kemampuan Perorangan Lanjutan (SKPL), yang terdiri dari menembak reaksi dan barikade, menembak tempur offensif serta melaksanakan patroli intai tempur dan taktik kondisi tertentu. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ss/ama/15
Prajurit pasukan khusus Intai Amfibi Marinir TNI AL melakukan “Swamp Forest Patrol” atau patroli dalam rawa kawasan hutan bakau Parang Kursi, Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (8/4). Latihan tersebut merupakan bagian dari Latihan Standar Kemampuan Perorangan Dasar (SKPD) dan Latihan Standar Kemampuan Perorangan Lanjutan (SKPL), yang terdiri dari menembak reaksi dan barikade, menembak tempur offensif serta melaksanakan patroli intai tempur dan taktik kondisi tertentu. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ss/ama/15

Amerika mungkin juga tahu kalau tentara kita memiliki unit-unit spesial yang lebih gila dari tentara regular. Paskhas, Kopassus, dan jajaran pasukan elit lainnya sudah cukup untuk membuat Indonesia menjadi negara yang disegani, bahkan oleh Amerika.

4. Indonesia Didukung Oleh Negara-Negara Penting

Seumpama skenario terburuk terjadi, Amerika menyerang Indonesia, mungkin yang akan melawan mereka bukan hanya kita. Tapi, juga negara-negara sahabat Indonesia. Seperti yang kamu tahu, negara kita ini memang disukai di dunia karena keramahan dan sikap pertemanannya yang kuat. Layaknya seorang sahabat, ketika temannya diganggu tentu saja takkan tinggal diam.

China's President Xi Jinping walks during a welcoming ceremony at the Presidential Palace in Jakarta October 2, 2013. Xi is on a two-day visit to Indonesia. REUTERS/Supri (INDONESIA - Tags: POLITICS)
China’s President Xi Jinping walks during a welcoming ceremony at the Presidential Palace in Jakarta October 2, 2013. Xi is on a two-day visit to Indonesia. REUTERS/Supri (INDONESIA – Tags: POLITICS)

China, Korea Utara dan Rusia adalah teman baik Indonesia dan secara historis punya hubungan buruk dengan Amerika Serikat. Indonesia sendirian sebenarnya sudah cukup kuat, tapi bantuan dari negara-negara sahabat akan membuat tanah air kita makin tak terkalahkan.

5. Amerika Punya Kepentingan Besar di Indonesia

Satu alasan logis kenapa Amerika tidak pernah melakukan intervensi apa pun terhadap Indonesia, adalah lantaran negaranya Obama tersebut punya kepentingan besar di Sini. Secara politis dan Ekonomi khususnya. Sebagian pendapatan Amerika disumbang Indonesia lewat operasi tambang-tambang seperti Freeport dan lainnya. Amerika ngawur dengan Indonesia, tinggal depak saja itu mesin-mesin tambang yang akan membuat mereka kehilangan miliaran dolar.

freeoportTapi, namanya juga kepentingan, kalau sudah tak butuh lagi, bukan tidak mungkin mereka berani mengusik. Namun, kalau dilihat dari potensi Indonesia yang begitu besar, Amerika takkan pernah melepaskan kita bahkan setelah Freeport dan tambang lainnya hanya tinggal pasir-pasir limbah saja.

Sumber; viva.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.