TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) TM Syaifullah menduga kecolongan pada razia cipta kondisi dari Tim Yustisi, Minggu (20/3/2016) dini hari.
Pernyataan tersebut berdasarkan hasil pantauannya lapangan. Dalam penertiban pekat itu tampak beberapa tempat hiburan sepi bahkan diantaranya ada yang sudah tutup.
“Tidak biasanya tempat-tempat hiburan yang kita targetkan itu sepi sekali. Operasi kali ini positif bocor,” kata TM Syaifullah kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya.
Meski begitu, pihaknya berhasil menemukan di beberapa titik target lainnya sebanyak 13 orang, diantaranya 4 pasangan mesum dan 5 orang tanpa identitas.
“13 orang ini mayoritas ditemukan di wisma-wisma dan hotel, bukan di tempat hiburan,” pungkasnya./Mirwan


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa