ARB INdonesia, BENGKALIS – Warga di Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis mengaku kecewa atas pengerjaan timbunan jalan Sidodadi yang diduga tidak sesuai spesifikasi perencanaan.
Akibatnya kualitas pada pembangunan jalan tersebut tidak memuaskan hasilnya, bahkan warga setempat juga tidak mengetahui kapan pengerjaan timbunan itu dilaksanakan. Anehnya lagi warga juga tidak mengetahui berapa dan darimana sumber anggaran pembangunan tersebut karena tidak memiliki papan plang pengerjaan.
Seperti yang diungkapkan Ketua RT 02 Jalan Sidodadi Desa Kesumbo, Paimin mengaku tidak mengetahui sumber dan besaran anggaran pembangunan jalan tersebut bersumber darimana.
“Saya tidak tau ini anggaran dari mana dan berapa anggaran nya,” ujar Ketua RT 02 Paimin saat dijumpai awak media untuk mempertanyakan terkait pembangunan Jalan Sidodadi tersebut, Selasa (16/7/2024).
Sebelum pengerjaan jalan, Paimin juga mengaku merasa aneh saat anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Jumiran dan Musliman sempat memerintahkan dirinya untuk mengumpulkan fotocopy KTP warganya sebanyak 40 lembar.
“Saya tanya, untuk apa fotocopy KTP masyarakat ini. Katanya untuk pembuatan surat ubah Jalan Sidodadi,” ungkapnya.
“Sementara jalan ini adalah jalan utama, sudah lama ada dan setiap surat tanah masyarakat tercantum dalam surat tanah masyarakat,” tambah Ketua R.
Tak hanya itu, dari keterangan yang didapat Paimin dari anggota BPD bahwa Jalan Sidodadi ini akan di bes 150O Meter atau 1,5 kilo meter. Akan tetapi ditimbun bes hanya lebih kurang 250 meter .
“Itupun hanya asal-asalan saja, makanya masyarakat kecewa. Sementara masyarakat sudah berkorban sawitnya ditumbangkan yang dipinggir jalan itu agar tidak menggangu alat berat untuk mendoser jalan tersebut. Tapi ternyata pekerjaan jalan nya tidak seperti yang diharapkan masyarakat,” ungkap Paimin dengan nada kesal.
Dari keterangan itu, beberapa awak media mencoba untuk menjumpai Jumiran Anggota BPD, namun sangat disayangkan yang bersangkutan tidak berada ditempat dan awak media juga tidak memperoleh nomor kontaknya.
Tak sampai disana, awak media juga menghubungi Pj Kepala Desa setempat untuk dikonfirmasi terkait jalan tersebut. Dari keterangan yang disampaikan Pj Kades Kesumbo, Febriatul Akmal mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan Jalan Sidodadi tersebut.
Begitu juga halnya dengan perangkat desa bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Hendri juga mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan Jalan Sidodadi.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mengetahui kepastian darimana sumber anggaran pengerjaan Jalan Sidodadi tersebut, dan awak media masih berupaya mencari informasi dan narasumber lain terkait pembangunan jalan tersebut. (Dedi & TIM)

BERITA TERHANGAT
Sahidin Turun ke Riau: Pastikan Rakyat Terlindungi dari Alat Kesehatan Ilegal
Pendaftaran Calon Ketua IKA FTK UIN Suska Riau Resmi Dibuka
FTK UIN Suska Riau Gelar Rapat Panitia Pemilihan Ketua IKA Alumni