Foto Novel Baswedan
ARB INdonesia, JAKARTA – Polri akhirnya mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Pelaku diketahui dua orang.
Dari informasi yang didapat, pelaku merupakan anggota kepolisian dengan pangkat Brigadir.
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut pelaku penyiraman Novel Baswedan memang merupakan anggota polisi.
Informasi itu didapat, kata Neta, dari internal Polri.
“Berita heboh di akhir tahun 2019. Akhirnya si Brigadir menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya,” ungkap dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/12).
Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono membenarkan penangkapan tersebut.
Namun, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu belum bisa menjelaskan secara rinci prihal identitas pelaku.
- Ketika Hukum Menemukan Hatinya di Kejari Inhil, Tersangka dan Korban Berpelukan Hapus Segala Luka
- TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Gesa Pembangunan RTLH
- Wujudkan Keluarga Sehat dan Bebas Stunting, Satgas TMMD ke -130 Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi Kesehatan
- TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil, TNI Bersama Warga Bergotong Royong Wujudkan Akses Jalan Mulus
- Kepala Dinas Kesehatan Kadinkes Dumai Pantau CKG dan Tracing TB, Bagi Warga Binaan Rutan Dumai.
“Iya (sudah ditangkap) nanti saja ya. Nanti saja menunggu Pak Kabareskrim mau konpers di Polda ya,” ungkap Argo.
Diketahui, Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu. Saat itu, Novel baru saja menunaikan shalat subuh di Masjid Al Ihsan, dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat penyiraman air keras ini, kedua mata Novel terluka parah
Sketsa pelaku penyiraman sudah disebar oleh polisi.
Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2019/12/27/sudah-ditangkap-ternyata-pelaku-penyiraman-novel-diduga-berpangkat-brigadir/



BERITA TERHANGAT
Dugaan Korupsi Dana BOSP SMPN 1 Dumai Mencuat, Publik Mendesak APH Bertindak
3 Kilogram Sabu Disergap! Polres Inhil dan Bea Cukai Tembilahan Hantam Jaringan Narkoba di Laut
Sakit Hati Berujung Parang: Seorang Wanita di Desa Belantaraya Jadi Korban Amukan dari Pria yang Mendekatinya