ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dilatarbelakangi kegiatan studi banding kepala desa se-Kabupaten Indragiri Hilir ke Lombok, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Inhil (AMI) angkat Toa alias menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD pada Rabu (25/5/2022) pagi.
Dikatakan Koordinator Lapangan (Korlap), Bung Rio bahwa aksi unjuk rasa Mahasiswa ini bertujuan untuk meminta penjelasan maksud dan tujuan atas kegiatan studi banding kepala desa se-Inhil di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Tuntutan kami fokus meminta statmen DPRD terkait kegiatan keberangkatan kepala desa se-Inhil ke Lombok. Sejauh ini kita belum mendapat penjelasan itu,” tutur Bung Rio saat di hubungi ARB INdonesia, Selasa (24/5/2022).

Seruan aksi Aliansi Mahasiswa Inhil.sc foto fb@Langit Juang.Untuk diketahui, dalam pemberitaan yang kutip dari laman gagasanriau.com, Ketua Asosiasi Persatuan Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Said Khairul Hanifiah menyatakan bahwa kegiatan studi banding kepala desa se-Inhil ke Lombok tersebut bertujuan untuk peningkatan kemampuan aparatur desa.
“Studi banding itu untuk pengembangan ekonomi, serta tertib administrasi. Ekonomi tidak bisa berkembang jika tidak diikut sertakan tertib admintrasi,” kata Ketua APDESI Inhil, Said Khairul Hanifiah, Kamis (19/5).
(Arbain)



BERITA TERHANGAT
Dugaan Permainan Gelap PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi, Skema Bagi Hasil Dirubah Sepihak
Bantah Terima Keuntungan, Bos Maskur ‘Lepas Tangan’ Soal Pembiayaan Doorprize Motor Bupati Cup
Harga Kelapa Anjlok, Pemerintah Pusat Akan Siapkan Regulasi Tata Niaga di Indragiri Hilir