Siswi SMP di Buleleng Berfoto Bugil Diduga Tergiur Uang Rp 500 Ribu - Arbindonesia
Januari 23, 2020

Siswi SMP di Buleleng Berfoto Bugil Diduga Tergiur Uang Rp 500 Ribu

Bagikan..

Ilustrasi pornografi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Peter O’Toole

ARB INdonesia, BULELENG – Beredar sebuah foto bugil seorang siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga viral di media sosial. Gadis itu diduga dibayar seseorang Rp 500 ribu untuk foto bugil itu.

“Itu kan sudah dilaporkan, itu sebenarnya fotonya 6 bulan yang lalu. Kemudian baru beredar sekarang, beredarnya hanya antara WhatsApp per person saja,” kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya saat dihubungi, Kamis (23/1).

Polisi langsung menindaklanjuti dengan pihak sekolah terkait foto tersebut. Pihak sekolah pun sudah memberikan sanksi terhadap pelajar SMP di Kabupaten Buleleng, Bali.

“Hanya anaknya dikasih tindakan disiplin di sekolahnya langsung ditangani BP,” ujar dia.

Polisi Buru Penyebar

Dugaan sementara siswi itu memotret dirinya saat bugil karena diminta seseorang yang diduga memberi uang Rp 500 ribu. Namun informasi itu masih ditelusuri polisi.

“Sebenarnya, dia dikasih uang saja disuruh bugil. Secara pasti belum tahu (berapa uang). Tapi (dari) informasinya Rp 500 ribu,” kata dia.

Polisi saat ini juga masih menyelidiki pelaku yang meminta dan menyebarkan foto telanjang siswi tersebut. Karena saat ini, korban masih menutup diri. “Untuk yang menyebarkan itu masih diselidiki dan kita juga menunggu laporan dari pihak korban yang merasa dirugikan,” ujar Sumarjaya.

KPPAD Turun Tangan

Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Bali mendesak polisi mengungkap pelaku penyebaran foto bugil siswi SMP di Kabupaten Buleleng, Bali.

“Kami di KPPAD karena sudah viral di media sosial. Kami berharap siapa sebenarnya yang mengupload dan menyebarkan (foto) itu kan polisi bisa mengungkapkan,” kata salah satu anggota KPPAD Bali Ni Luh Gede Yastini saat dihubungi, Kamis (23/1).

KPPAD akan melakukan pendampingan terhadap korban tersebut. Proses pemulihan akan dilakukan KPPAD demi psikologis anak.

“Tentu kalau dalam perlindungan anak, ini adalah korban sehingga perlu pemulihan. Saya yakin teman-teman (KPPAD) di Singaraja (Kabupaten Buleleng) melakukan upaya-upaya pemulihan psikologinya dan itu paling penting. Saya berharap nanti, dalam proses identitas anak ini harus dilindungi,” imbuhnya.

Yastini mengaku, belum mengetahui persis kasus foto bugil tersebut. Karena, pihaknya belum secara langsung mengetahui kasus tersebut dari awal dan motifnya seperti apa. Hanya tahu dari informasi media sosial yang sudah viral.

“Saya belum turun ke Singaraja dan belum mendengar pastinya seperti apa. (Hanya) Tahu dari media kasus ini. Kami tentu akan terus mengawal kasus ini sesuai dengan koridor Undang-undang perlindungan anak,” ujarnya. (*)

loading…

Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/siswi-smp-di-buleleng-berfoto-bugil-diduga-tergiur-uang-rp-500-ribu.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *