
TEMBILAHAN (detikriau.org)– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, enggan mengomentari polemik yang kini sedangh terjadi di Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan.
Terkait persoalan Yayasan Tasik Gemilang (YTG), Pemkab Inhil menurut Sekda tidak akan mencampuri terlalu jauh.
“Pemkab Inhil memiliki niat baik untuk memperbaiki pendidikan. Tapi ada batasan-batasan yang bisa dicampuri atau tidak. Mengenai persoalan ini saya berpesan kepada adek-adek mahasiswa untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin,”harapnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) Unisi, Pirman, menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan surat jawaban atas tuntutan-tuntuan yang dilontarkan mahasiswa kepada pihak YTG.
Pirman berharap supaya pihak yayasan dapat menjawab surat yang telah dikirimkan tersebut. Karena surat itu merupakan jawaban yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa yang sedang menjalankan studinya di UNISI.(dro/*1)

BERITA TERHANGAT
Gp Ansor dan Banser Inhil Siap Bersinergi Jaga Persatuan dan Kondusifitas Daerah
Sidang Perkara AP dan AI, Kuasa Hukum: Konstruksi Hukum Patut Dipertanyakan
Penyegaran Birokrasi Inhil: Ari Syuria Resmi Nakhodai Kecamatan Tembilahan