
TEMBILAHAN (detikriau.org)– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, enggan mengomentari polemik yang kini sedangh terjadi di Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan.
Terkait persoalan Yayasan Tasik Gemilang (YTG), Pemkab Inhil menurut Sekda tidak akan mencampuri terlalu jauh.
“Pemkab Inhil memiliki niat baik untuk memperbaiki pendidikan. Tapi ada batasan-batasan yang bisa dicampuri atau tidak. Mengenai persoalan ini saya berpesan kepada adek-adek mahasiswa untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin,”harapnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) Unisi, Pirman, menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan surat jawaban atas tuntutan-tuntuan yang dilontarkan mahasiswa kepada pihak YTG.
Pirman berharap supaya pihak yayasan dapat menjawab surat yang telah dikirimkan tersebut. Karena surat itu merupakan jawaban yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa yang sedang menjalankan studinya di UNISI.(dro/*1)


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa