TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satelit NOAA memantu keberadaan 17 hotspot di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Titik panas itu terdapat di Kecamtan Pelangiran 2 titik, Mandah 2 titik, Gaung 2 titik, Gaung Anak Serka (GAS) 1 titik, Batang Tuaka 3 titik, Tempuling 1 titik, Kempas 1 titik Keritang 4 titik serta Kecamatan Reteh 1 titik.
“itu data hasil pantauan tanggal 3 November kemaren.” Sampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui kabid Pengendalian Kerusakan Lingkungan Ardi Yusuf Selasa (4/11).
Hasil pantauan satelit NOAA kata Ardi, dapat dipastikan 90 persen telah terjadi kebakaran hutan dan lahan pada wilayah itu. Sehingga perlu dilakukan pengecekan agar tidak terjadi kemungkinan buruk seperti Karhutla.
“Kita masih menunggu data akurat dan laporan resmi tentang Karhutla untuk menentukan tindakan selanjutnya,” papar Ardi. (dro/*1)



BERITA TERHANGAT
Coffee Morning Bersama Insan Pers, Kapolres Inhil Sosialisasikan Program Perlinsos Digital
Relokasi 1.153 Pedagang Pasar Yos Sudarso Tembilahan, Pemda Inhil Pastikan Seluruhnya Dapat Tempat
Mengurai Benang Kusut Tapal Batas, Konflik Desa Pungkat dan Belantak Raya Butuh Ketegasan Pemkab Inhil