Salah Sasaran, ABK Speedboad Tewas Bersimbah Darah - Arbindonesia
Januari 7, 2016

Salah Sasaran, ABK Speedboad Tewas Bersimbah Darah

Bagikan..

KATEMAN (detikriau.org) – M Yusuf (40), ABK Speedboat Karya Budi ditemukan bersimbah darah di dalam Cafe Rajawali kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (7/1/2016) dini hari.

Peristiwa naas ini tidak dilihat seorang saksipun. Meski begitu, kepolisian berhasil menyidik keberadaan pelaku yakni berinisial AS (21) seorang karyawan warga Kateman, ia diamankan petugas ketika sedang berada di kediamannya. Saat ini pelaku telah dibawa ke Mapolres Inhil untuk dilakukan penyelidikan lebib lanjut.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, M Yusuf adalah korban salah sasaran karena mirip dengan salah seorang pria yang didendamnya,” terang Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman.

Kronologis peristiwa, dijelaskan Warno, berawal ketika salah seorang saksi, Metha sedang duduk di dalam Cafe sekira pukul 00.30 WIB. Saat itu, korban dan saksi telah ada janji untuk bertemu dikamar cafe, dimana kamar tersebut adalah kamar kos Metha itu sendiri.

Saat bertemu, korban menyuruh si saksi masuk duluan ke dalam kamar. Tak berselang lama setelah berada di kamar, saksi mendengar suara gaduh di luar. Merasa penasaran, ia pun keluar dan saat itulah ia menyaksikan korban sudah bersimbah darah.

“Saksi ini langsung berteriak. Korban kemudian dilarikan untuk mendapat pertolongan tim medis RSUD Raja Musa Sungai Guntung. Ditubuh korban ditemukan 4 buah luka diduga terkena benda tajam yakni 1 luka tusukan pada bagian perut, 2 luka sayat bagian leher dan 1 luka sayat pada bagian mata,” paparnya.

Karena luka yang cukup parah, Korban rencananya akan dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Namun didalam perjalanan menuju Tembilahan korban menghembuskan nafas terakhir.

“Jasad kemudian dibawa kembali ke RSUD Raja Musa Sungai Guntung.” Pungkas Paur Humas. – Mirwan-

2 thoughts on “Salah Sasaran, ABK Speedboad Tewas Bersimbah Darah

  1. Maaf Media Riau, kalau bisa hal mengenai Organ tubuh manusia baik itu yang luka robek atau gimana itu sebaiknya disensor pada bagian lukanya. soalnya berita itu gak hanya disaksikan kalangan dewasa melainkan anak – anak. sepertinya dengan menampkan wajahnya saja orang akan pasti membaca kok… terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.