PT Pulau Sambu Corong Perkelapaan di Bumi Pertiwi - Arbindonesia
September 20, 2022

PT Pulau Sambu Corong Perkelapaan di Bumi Pertiwi

IMG_20220922_125153

PT. Pulau Sambu, dok.net

Bagikan..

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR -Penempatan lokasinya sangat strategis berada di wilayah perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, dan sangat dekat dengan negara tetangga  Singapore.

Itulah perusahan yang bernama PT Pulau Sambu (Guntung) yang bediri sejak tahun 1967, ia adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan turunanan kelapa.

Yang mana perusahan ini permerupakan pemasok kelapa parut untuk industri gula dan cokelat ternama di Eropa, Amerika Utara, Australia, Timur Tengah, dan Tiongkok.

Selain itu, perusahan ini juga dikenal dengan olahan Krim santan kelapa dengan merek ‘KARA’, yang saat ini populer di berbagai pasar di Asia, Australia, dan Eropa.

Dengan semakin populernya hidangan Benua Asia yang menggunakan krim santan kelapa sebagai bahan utamanya, pasar krim santan yang diolah PT Pulau Sambu semakin berkembang dan meluas hingga ke seluruh dunia.

Tak hanya sampai disana, ketenaran perusahaan ini juga samkin meroket dengan ada olahan air kelapa dengan merek Nata DeCoco dan Hydro Coco.

Pesatnya kemajuan dari perusahaan pengolah turunan kelapa itu tentunya tak terlepas dari semangat dan dukungan masayarakat Kabupaten Indragiri Hilir yang notabane nya adalah petani kelapa yang terus memasok bahan baku kelapa untuk produksi perusahan.

Kini, di tahun 2022 ia memasuki usia ke-55 Tahun, PT Pulau Sambu yang merupakan bagian dari Sambu Grub ini terus konsisten dalam menjadi corong industri perkelapaan di Bumi Pertiwi.

Hal itu terlihat pada jejak perjalanan yang penuh lika-liku yang ia (PT Pulau Sambu) lalui sejak 1967 hingga 2022, sampai saat ini namanya tetap kokoh berdiri dalam mengibarkan bendera perekonomian.

Keberhasilan mempertahankan brand perusahan itu tentunya tidak semudah ‘membalikan telapak tangan’, hal itu pastinya tidak terlepas dari tantangan dan rintangan yang terus menempa PT Pulau Sambu.

Hal itu dapat terlihat jelas di beberapa tahun belakangan ini.

Meski diterpa ‘ombak badai’ beberapa tahun belakangan ini,  hal itu tak mampu menggoyahkan semangat dari pemangku kebijakan perusahaan yang diwariskan dari semangat perintis Tn. Tay Juhana.

Bagaimana tidak, Perusahan yang terlahir di wilayah yang umumnya di tumbuhi pohon kelapa ini tetap tegar ketika dihadapkan berbagai persoalan, salah satunya bencana global Covid-19.

Meski demikian, perusahaan yang memproduksi berbagai olahan turunan kelapa ini masih mampu berusaha survive dan bisa bertahan dalam menjaga axsistensi dan menajaga grafik harga bahan baku kelapa demi menjaga stabilitas kesejahteraan petani kelapa dan ribuan karyawan yang ada di tubuh perusahan ‘raksasa’ ini.

Setalah mampu melewati masa genting dan mulai kembali stabil, lagi-lagi perusahaan yang mememiliki ribuan karyawan pekerja ini kembali dihadapkan dengan persoalan krisis ekonomi global (pangan dan energi)

Dan lagi-lagi, PT Pulau Sambu kembali harus menerima pahitnya kenyaataan dengan adanya masalah baru  yaitu gempuran ekonomi yang disebabkan dampak dari perang Rusia-Ukraina.

Hal itu membuat olahan turunan kelapa yang di produksi perusahan ternama ini berkurangnya permintaan pasar oleh negara pengekspor yang mengalami krisis akibat dampak infasi rusia ke ukraina hingga terjadinya pembatasan ekspor.

“Kabar buruknya, kondisi krisis pangan dan energi ini berimbas kepada Indonesia. Sebab negara-negara yang mengalami kondisi itu merupakan mitra dagang Indonesia, yang merupakan negara tujuan ekspor produk kita,” tutur humas Sambu Grub, Ginting kepada ARB INdonesia beberapa waktu lalu.

Persoalan tersebut masih dirasakan oleh Sambu Grub hingga saat ini, hinga membuat harga kelapa belum menunjukan arah pukul 12 (naik).

Meski demikan, perusahan yang menjadi Kiblat perkelapaan di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini terus berupaya untuk melewati masa sulit demi keberlangsungan simbiosis mutualisme.

Di usia ke-55 tahun ini juga bukanlah suatu pencapai yang mudah bagi sebuah perusahaan, sebab tidak semua perusahaan berhasil menjalani dengan banyak ‘goncangan’ yang di hadapi.

Bagi PT Pulau Sambu, usia bukanlah hambatan untuk tetap memeberikan kontribusi dalam memberikan sumbangsih untuk negara melalui jalur perdagangan.

Buktinya, berkaca dari historis tersebut perusahaan industri kelapa terpadu ini, ternyata mampu berhasil menjaga elektabilitasnya dalam menjadi pelopor dalam menghasilkan produk-produk berbahan dasar kelapa di Indonesia. Hal itu ditandai dengan beberapa penghargaan yang pernah diperoleh PT Pulau Sambu seperti Living Legend Company.

Berkat manajemen yang berkompeten dan terus melakukan berbenah diri, PT Pulau Sambu bisa berhasil mencapai usia tersebut dengan catatan positif. hala iti dibuktikan dengan masuknya nominasi ke dalam Indonesia Living Legend Company 2020 lalu.

Dari data sebelumnya, penganugerahan yang diraih PT Pulau Sambu dari Majalah SWA tersebut didasarkan atas survey yang dinilai atas : lahir di Indonesia dengan usia di atas 50 tahun, perusahaan terus mencetak laba, bisnisnya terus bertumbuh, punya cakupan pasar yang luas, terus berinovasi, dan merupakan market leader di sektornya.

Pencapaian prestasi ini tentunya juga tidak terlepas dari kesolidan dan kekompakan dari pemangku kebijakan perusahan ini yang selalu berlandaskan atas 3 tugas yang diemban.

Sebagai prinsip dalam berusaha, dimana PT Pulau Sambu tidak hanya mementingkan bisnis, namun juga memperhatikan kehidupan sosial masyarakat, kelestarian alam serta lingkungan hidup.

Selain itu perusahaan besar ini juga sangat memetingkan atas kehidupan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan, hal itu sangat terlihat atas eksistensinya di bidang sosial yang terus dilakukan hingga saat ini.

Nb. Manajemen PT. ARB Media Pers yang menaungi media Arbindonesia.com mengucapkan selamat milad ke-55 tahun PT. Pulau Sambu.

“Teruslah berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat dari berbagai sektor kebijakan,”.

Penulis :Arbain
Media: Arbindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.