TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan melakukan aksi demonstrasi kepada PLN Rayon Tembilahan di jalan Gunung Daek, Rabu (20/1/2016).
Aksi tersebut, massa menuntut kepada pihak PLN untuk mengevaluasi penambahan mesin pembangkit listrik yang sampai saat ini masih belum normal. Selain itu, PLN juga dituntut untuk melakukan auditan secara administrasi karena diduga terjadi praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotismen (KKN) dan beberapa tuntutan lainnya.
“Jika tidak mampu mengelola PLN, ganti saja pejabat PLN Rayon Tembilahan,” teriak Koordinator Lapangan (Korlap), Sataril Gafar.
Dari sejumlah tuntutan tersebut, Asisten Manajer PLN Area Rengat Arif Supriadi didampingi Plh Manajer PLN Rayon Tembilahan Sitompul bersepakat serta menandatangani tuntutan massa secara terlampir di atas matrai 6000.
Pada intinya, pihak PLN bersedia memenuhi tuntutan massa untuk ditindak-lanjuti.
“Kami berusaha melakukan apa yang diinginkannya (massa demonstran, red) sesuai aturan yang ada,” kata Arif. –Mirwan



BERITA TERHANGAT
Tim Volli PT Agrinas Palma Nusantara Melalui Mitra PT CMBR Melaju ke Semi Final Turnamen Bola Volly Karang Taruna Cup 1 Desa Bayas Jaya
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan
Mengukir Generasi Emas dari Sudut Pasar Tembilahan!Kisah Inspiratif Berdirinya PAUD Adhyaksa yang Digagas Kajari Inhil