TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dinilai minim perhatian terhadap kemajuan pendidikan. Pasalnya, peningkatan kualitas pendidikan putra daerah ini sama sekali tanpa adanya perhatian pemerintah. Khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pendampingan Advokasi Hukum dan HAM LSM Gemilang Anak Negeri, Noveldi kepada awak media mengatakan, Anak-anak dari keluarga tidak mampu yang memiliki otak berkemampuan tinggi tidak akan terealisasi dengan baik tanpa adanya dukungan dan perhatian pemerintah.
“Sudah saatnya Pemkab untuk mensuport perkembangan anak bangsa ini. Harus dimana lagi mengadu kalau bukan kepada pemerintah,” kata Noveldi, Senin (23/5/2016).
Dipaparkan, kini lembaga pendidikan di Inhil sudah cukup berkembang. Bahkan sudah ada beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Islam Indragiri (Unisi), STAI dan AKBID yang siap menampung dan mendidik calon-calon SDM Inhil terbaik.
Sekarang ini katanya, tinggal bagaimana langkah pemerintah agar masyarakat bisa tetap dapat melanjutkan pendidikan anak-anaknya.
“Minimal saran kami adakan kembali pemberian beasiswa. Kami yakin pemerintah sudah mengetahui semua hal itu hanya saja belum terketuk hati untuk melaksanakan,” imbuhnya./ Mirwan


BERITA TERHANGAT
Rp1 juta Per Siswa, Dugaan Pungli Bermodus Sumbangan di MTs Nurul Mubtadiin Pulau Burung
Ada Pungutan Rp1juta Per Siswa, Kepala MTs Nurul Mubtadiin Sebut Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
Meski Menerima Dana Bos, MT Nurul Mubtadiin Pulau Burung Inhil Pungut Rp1 Juta Per Siswa