
Tembilahan(detikriau.org) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Inhil mengklaim bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu legislatif 9 April yang lalu mencapai 76 persen.
“Partisipasi ini pastinya cukup menggembirakan,” kata Ketua KPU Inhil Suhaidi kepada detikriau.org melalui sambungan telpon genggamnya, rabu (7/5/14).
24 persen pemilih yang tidak menggunakan hak pilih menurut Suhaidi disebabkan beberapa faktor, seperti diantaranya tidak berada ditempat saat pemilihan dan berbagai kendala lainnya “jadi tidak seluruhnya disebabkan golput,” terang Suhaidi.
Ia juga berharap tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang akan semakin membaik.
“Semoga pada Pilpres partisipasi masyarakat semakin tinggi,” harap Suhaidi. (Ahmad Tarmizi)



BERITA TERHANGAT
PAD Inhil Bocor, PT BSS Diduga Tak Bayar Pajak Listrik Sejak Februari 2022-2025
Tak Tunggu Api Berkobar, PT BNS Bergerak Cegah Karhutla di 7 Desa
Perkuat Pencegahan Karhutla, PT BNS lakukan Sosialisasi dan Koordinasi di 7 Desa Wilayah Operasional