Kisah Dokter Lo, tak pernah minta uang pasiennya - Arbindonesia
Maret 23, 2014

Kisah Dokter Lo, tak pernah minta uang pasiennya

Bagikan..

dr loSolo — Dr Lo Siaw Ging, kini menjadi sorotan di tengah mahalnya biaya pengobatan dan rumah sakit. Dokter yang kini berusia 80 tahun itu berkomitmen untuk tidak memasang tarif kepada pasien kurang mampu yang berobat ke tempatnya.
Dokter Lo dikenal bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, namun dia merupakan dokter yang tidak pernah memasang tarif kepada pasiennya. Apalagi bagi orang yang tidak mampu secara ekonomi, Dokter Lo sudah pasti mengobatinya secara gratis. Bahkan mereka diberikan obat secara cuma-cuma.
“Ini sudah saya lakukan sejak saya menjadi dokter di jaman pemerintahan Soekarno. Ini beralasan. Saya memiliki panggilan hati untuk mengabdi ke masyarakat ketimbang mengejar materi. Uang saya sudah cukup untuk hidup berdua dengan istri saya, Maria Gan May Kwee,” ujar Dokter Lo saat diwawancarai, Selasa (11/3/2014).
Dokter Lo mengaku menyisihkan dana sosial dari kantongnya sendiri untuk membantu biaya para pasien yang kurang mampu. Namun, dia akan memberikan hal tersebut jika pasien-nya mengikuti prosedur di rumah sakit.
Meski sudah memasuki usia senja, Dokter Lo mengaku akan terus mengabdikan dirinya untuk semua lapisan masyarakat hingga ajal menjemputnya. Dokter Lo buka praktek di Kampung Jagalan Jebres setiap pagi pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB.
Dia juga membuka praktek di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, dan kembali buka di rumah pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
Aksi sosial kemanusiaan yang dimiliki Dokter membuat setiap bulan dirinya harus menyisihkan uang tagihan dari apotik sekira Rp10 juta untuk pasien tidak mampu. Untuk bulan Maret ini saja, dirinya sudah mendapat tagihan Rp8,8 juta. Namun hal tersebut tidak mengurungkan niatnya untuk terus berbagi kepada pasien tidak mampu.
“Dia orang yang baik dan tidak pilih kasih. Saya sudah 28 tahun menjadi pasien dan selalu gratis,” ungkap Suyani, pasien tidak mampu langganan Dokter Lo.
“Saya sengaja datang ke Dokter Lo karena saya tidak punya biaya untuk berobat. Dia terkenal baik dan mau menolong pasien yang tidak punya biaya,” tutur pasien lainnya, Abed Kusdayan.
Hal yang sama juga diungkapkan karyawati sebuah bank swasta, Nirmala Sari, meski dirinya sudah di tanggung asuransi, karyawan ini memilih Dokter Lo untuk berobat.
“Dokter Lo merupakan sosok yang terkenal to the point, dia tidak pernah membedakan pasien baik dari orang tidak mampu atau orang kaya,” tuturnya.
Sumber: http://daerah.sindonews.com/read/2014/03/11/29/843062/kisah-dokter-lo-tak-pernah-minta-uang-pasiennya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.