Februari 24, 2024

Ketika Perusahaan Tak Mau Bangun Venues PON

Bagikan..

www.detikriau.wordpress.com – Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII pada 2012 yang akan dilaksanakan di Riau makin dekat. Tinggal menyisakan waktu 365 hari lagi. Namun persiapan pembangunan fisik venues masih belum optimal.

Salah satu hal yang sangat hangat menjadi pembicaraan adalah keikutsertaan perusahaan-perusahaan yang ada di Riau untuk membangun venues PON.

Pemerintah Provinsi Riau telah mengadakan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk memberikan sumbangsih dalam membangun venues PON, tapi sampai saat ini ada beberapa perusahaan besar di Riau yang enggan bahkan cenderung tidak mau untuk berpartisipasi.

Sehingga saat ini pemerintah Provinsi Riau kembali menganggarkan pembangunan venues tersebut di APBD-P 2011.

Menurut saya langkah menganggarkan venues ini di APBD-P 2011 terkesan mencari langkah mudah saja. Pemprov harus tegas terhadap perusahaan yang belum menunjukkan komitmennya membangun venues.

Mereka mencari keuntungan di Riau, tapi mengapa tidak mau ikut serta memberikan sumbangan demi kepentingan masyarakat Riau dan Indonesia.

Sudah berapa banyak mereka meraih keuntungan dari alam Riau, sudah seharusnya mereka memberikan masukan untuk masyarakat Riau.

Pada intinya jangan lagi APBD Riau digunakan untuk membangun venues PON. APBD adalah uang rakyat Riau, yang seharusnya juga lebih banyak dialokasikan untuk kepentingan riil masyarakat Riau.

PON adalah kegiatan nasional yang seharusnya seluruh komponen daerah dan nasional memberikan sumbangsih dalam menyukseskannya. Terutama pihak swasta harus memberikan pemasukan dalam proses penyuksesan agenda PON ini.

Ketika Pemerintah Riau sudah membuat langkah menganggarkan di APBD-P, ini mengambarkan pemerintah tidak optimal dalam mengajak pihak swasta dalam membangun venues. Kalau cara pesuasif tidak bisa dilakukan, mungkin Pemrov bisa dengan cara-cara yang sudah menjadi kewenangan mereka untuk dilakukan.

Idral SIP, Ketua KAMMI Wilayah Sumbar-Riau-Kepri